Masih Ada Waktu
Guratan Rindukabur matanya karena hendak pingsankabur mata karena hendak pingsansedih pap mata menangispap mata menangis
"Cowok tadi siapa, ya?"
"Sumpah ... gue gak asing sama mukanya."
"Kayanya pernah ketemu. Tapi ... di mana?" Sasya berpikir sambil mengetuk-ngetuk jari telunjuk di dagunya.
"Ini, nih. Kekurangan gue dari dulu, kagak pernah berubah."
"Beginilah nasib orang pelupa. Ck! Sabar, sabar!" Sasya mengusap-usap dadanya.
人気のチャプター