Bara Dendam Sang Prabu Boko
Dia terus melangkah, teringat janji dan amanat suci yang diembannya.
Puncak pertempuran yang tak terhindarkan itu terjadi saat mereka berupaya menyeberangi Sungai Watangan, aliran air yang membelah dataran rendah dengan bebatuan licin. Derasnya arus seolah menertawakan kecepatan mereka. Ketika Laturana telah memastikan jalur teraman, dan Megarana telah bersiap mengamankan perbatasan sungai, tiba-tiba dari arah hulu, deburan derap kuda membahana, menggetarkan bumi. Pasukan kavaleri Cangak Sabrang yang dipimpin oleh Tumenggung Warak Sameta muncul bagaikan bayangan maut yang melaju cepat, siap menyergap. Panah-panah berdesingan, menusuk dedaunan.
인기 회차