Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Mia menjelaskan pada kami berdua. "Sorry Mia, kayaknya gado-gado yang kumakan tadi kepedesan deh, perutku mules nih. Boleh nebeng ke toilet nggak?" Sungguh perutku nggak bisa diajakin kompromi nih, malu-maluin saja. Ketahuan deh kalau Aku tadi makan banyak jadi nggak bisa nampung nih lambung. "Dasar beser." sindir Mbak Rini. Bodo amatlah. Namanya orang mules ya nggak bisa di ganggu gugat.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai perut melilit setelah makan
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

Sudah sejak lima menit yang lalu setelah makan, tapi ia masih setia bersandar pada headboard ranjangnya sembari menunggu perutnya lebih nyaman. Tangannya terulur untuk mengelus pelan perutnya yang kini terasa buncit. "Tuh orang ilfeel nggak ya lihat gue makan kayak barongan tadi? Ini juga kenapa sih kelepasan nggak bisa nahan diri lihat makanan enak?!" Nala menepuk bibirnya cukup keras. Menyalahkannya karena terlalu beringas memasukkan makanan tanpa henti.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai perut melilit setelah makan
Baca
+Pustaka
Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

' Almira merasa perutnya bergolak dengan gembira. Masih dengan senyum tersungging di bibirnya Almira menghampiri meja makan, melihat makanan tiba-tiba perut Almira kembali bergolak . Bergegas Almira berlari ke kamar mandi bawah, dan mengeluarkan isi perutnya. Apa yang salah? Kemarin Almira hanya makan makanan rumah, tidak jajan sembarangan. Belum jauh dari kamar mandi kembali Almira merasa perutnya bergolak kembali, berulang-ulang Almira mengulangi proses yang sama sehingga Almira memutuskan harus berobat ke dokter.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai perut melilit setelah makan
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

"Maag atau sakit perut yang lain?" "Kayaknya sakit perut yang lain. Kayaknya ada bahan di muffin tadi nggak cocok sama aku. Kamu tahu kan setiap kali aku selesai makan dan sakit perut itu artinya makanan yang aku makan kadar MSG-nya terlalu tinggi." Audi meringis lalu duduk di sebelah Enrico. Ia menyandarkan kepala di pundak laki-laki itu.
10170.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai perut melilit setelah makan
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

Perutnya melilit tanpa ampun hingga ia harus berpegangan pada wastafel agar tidak kehilangan keseimbangan. "Kenapa bisa begini?" gumamnya panik. Beberapa menit sebelumnya ia masih merasa baik-baik saja. Ratih kembali mengetuk pintu. "Mau Mamah panggil dokter?" "Tidak usah!" sahut Aurelie cepat. "Mungkin cuma salah makan." Namun, belum selesai berbicara, rasa mulas itu kembali menyerang. "Aduh ..." Di ruang makan, suasana berubah sedikit canggung. Suara kentut Aurelie cukup kencang sampai membuat Surya kehilangan muka. Pria tua itu meletakkan sendoknya perlahan.
1093.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai perut melilit setelah makan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status