Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JandA

JandA

KJeffrey Smith Nicholas Anderson atau biasa disapa Jeffrey Anderson adalah seorang pria dengan wajah bak Leonardo di Caprio, senyum semanis Antonio Banderas dan tubuh atletis dengan dada bidang dan perut bak roti sobek yang kerap membuat para wanita tak dapat melepaskan pandangannya dari lelaki berambut hitam lurus dan mata biru saphire miliknya itu.
105.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
SEBUAH PENGHIANATAN

SEBUAH PENGHIANATAN

Kita tidak bisa memaksakan pikiran kita untuk masuk ke dalam pemikiran orang lain. Romi pun hanya diam dan terimakasih tanpa panjang kali lebar lagi. Terkadang aku bingung dengan sikap lelaki, mereka ingin di mengerti tanpa harus mengerti orang lain. Terkadang ada wanita yang sangat senang ketika di puji terlalu berlebihan tanpa mereka sadari bahwa pujian tersebut sebenarnya adalah hinaan buatnya. Itulah sebabnya aku tidak menyukai pujian atau apapun itu. Aku lebih menyukai orang berkata apapun di hadapanku ketimbang mereka berbicara di belakangku, karena orang seperti itu adalah seorang yang pengecut. Mereka hanya berani bersuara dan mengumpulkan pendukung untuk menjatuhkanku di belakang. T
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Mimpi Terburuk

Mimpi Terburuk

Via terdiam, ada rasa kecemasan yang begitu besar pada dirinya mendengar penjelasan tersebut, muncul rasa ketakutan yang berlebih pada dirinya, dia gelisah dalam duduknya, tak bisa membayangkan jika dirinya akan menjadi seorang psikopat seperti papahnya, dan dia tidak mau dan tidak pernah menginginkan hal itu terjadi pada dirinya. "Psikopat itu sosok manusia antisosial yang lebih menyeramkan lagi akibat gangguan kejiwaan. Orangnya pendiam, tenang, pandai bertutur kata , kepintarannya diatas rata rata orang pada umumnya, tetapi dia lebih sadis dan tidak segan untuk menghabisi, membunuh orang-orang yang tidak mereka suka demi kesenangan belaka, dan mereka sadar sepenuhnya atas perbuatan jahat
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

sarkas Nenek Alisya hanya bisa menunduk. Mendiang papanya dulu sering sekali membicarakan tentang angan-angannya. Beliau ingin membesarkan perusahaan, dengan anaknya sebagai pemegang posisi tertinggi. Namun hal itu tentu tidak berlaku untuknya. Hal itu berlaku untuk si Jenius, Aura.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Our Fight

Our Fight

“Tapi aku tak boleh sesenang ini dulu.” “Kenapa?” “Aku takut semuanya nanti akan berakhir sia-sia.” “Jia,” panggil Mino lembut. Dia seolah mengerti kegelisahanku di balik senyumku saat ini. “Kau pernah mendengar tentang perkataan adalah doa? Kenapa kau pesimis sekali.”
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Dilema

Dilema

~Dicky~ ***
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

Bukannya ia tidak merasa, belakangan ini memang ia 'sedikit' cemburuan, sensitif, dan posesif. “Selama nggak berlebihan, I’m ok. Suka malah. Posesif kan bagian dari rasa memiliki. Selama nggak berlebihan ya.” “Dih. Kalo gombalin jangan nanggung dong.” “Aku nggak gombal, aku ngomong sebenernya termasuk realitanya. Kalau level posesif kamu udah sampe ngelarang aku punya temen cewek, nyuruh aku mecat semua pegawai Wijaya Candra yang cewek, terlebih cemburu sama saudara-saudaraku yang kebetulan berjenis kelamin cewek, ya … aku harus nyeret kamu ke psikolog.”
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

Dita getir, mengingat nasibnya yang kini layak untuk dikasihani. Bersambung .... Mak, review kartu yang irit tapi sinyalnya kenceng dong. Aku pakai 3 suka ngadat, mana boros lagi.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Konspirasi

Konspirasi

Drrrttt Diana merogoh handphone yang disimpannya dalam saku. Terlihat nama Herman sedang memanggil, Diana segera mengambil panggilan itu. "Hallo di apa kabar.?" "Aku baik paman. Bagaimana dengan paman?. " "Aku juga baik. Gimana, kamu udah daftar ke universitas mana." Tanya Herman dengan semangat "Aku belum memikirkan itu paman, aku berpikir untuk bekerja dulu." "Apah... Kenapa begitu. Kamu jangan menyia-nyiakan masa mudamu Diana. Kamu harus kuliah. Mana bibimu paman mau bicara?" Herman terdengar kecewa
9.96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai pesimista
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status