Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Brak Yuda menggebrak meja disebuah gudang kosong di kawasan Jakarta. Dia marah sang paman telah gagal mengikuti jejak Agista. Yuda sekarang tidak bisa mengetahui keberadaan Agista, termasuk nomor teleponnya karena sepertinya Agista sudah mengganti nomor jauh-jauh hari. "Kenapa paman bisa selengah itu sih mencari informasi?"
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai peta konohagakure
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Mungkinkah suara dari langit. "Woi! Gue disini." Sebuah suara keras tepat menggema ditelingaku. Aku berbalik dan mendapati seseorang yang sangat ingin kubunuh, dia adalah Oja, dengan muka yang memuakkan. Gina tersenyum kearah kami secara bergantian, kenapa perasaanku mulai enggak enak ya. Tentu sajalah kan ada Oja, gimana sih, aku ini.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai peta konohagakure
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Katok Banjir terbelalak dan berkedip-kedip kebingungan. Orang yang dihadang Pak Tua itu ternyata adalah Kozoki Oden, mantan Pendekar Pendekar Pedang Tanpa Tanding dari tanah Sakura. Kozoki Oden sempat terperanjat melihat Layang Petir masih hidup. Ini menandakan memang dialah yang tadi membunuh Layang Petir menggunakan kekuatan Patung Dedemit. "Kau masih Ingat aku, Kozoki Oden?"
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 994 kali sebagai peta konohagakure
Baca
+Pustaka
PETAKA REUNI

PETAKA REUNI

Kak Amy menatapku dari ujung rambut sampai ujung kaki. “Sakit apa?” Kak Amy kembali bertanya. Wanita yang datang menenteng rantang susun aneka warna ini menatapku seperti seorang detektif. Seperti kebiasaan adiknya, tanpa permisi, Kak Amy langsung mengulurkan tangan dan menyentuh leberku. Sembai mengernyit, dia memindahkan tangan ke dahiku. Astaga! “Nggak panas. Nggak demam. Tapi, kenapa kamu pucet terus keringetan gitu?”
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai peta konohagakure
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Ba..pak.., ada kebakaran...” Candra yang kaget, terlonjak dari duduknya, dia menoleh ke kanan dan ke kiri, mencari-cari di mana kebakarannya. “Di mana, Hayu, dimana, cepat kamu ambil APAR (Alat Pemadam Api Ringan)! Go, Hayu! Serunya memberi perintah. Hayu yang melihat kepanikan Candra mendadak tak tahan menahan tawanya. Melihat wajah atasannya yang khawatir itu, seketika tawa Hayu, pecah.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai peta konohagakure
Baca
+Pustaka
PETI KE-13

PETI KE-13

Mereka semua berdiri membentuk lingkaran mengelilingi peti ke-13. Mereka mengangkat tangan ke arah kabut. “Roh ini terlalu lama tinggal,” kata Rakha. “Dan ia lupa caranya mati. Kita akan bantu.” Bayangan itu menggeram. Ia membelah diri, melayang ke arah tubuh Rendra yang mulai bernapas perlahan. Reza menoleh ke entitas lain. “Kita harus tutup petinya sekarang!”
758 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai peta konohagakure
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status