Bara Dendam Sang Prabu Boko
"Namun, Paman Wulung, benarkah setiap empedu itu selalu berbuah madu yang murni? Baginda Prabu Rakai Pikatan adalah pribadi yang sangat arif, kami berdua tahu itu. Tapi melihat bagaimana Mpu Tamer kini disandingkan—sebuah tontonan yang amat merendahkan bagi Yang Mulia Permaisuri—sungguh sulit bagi saya memahami logikanya."
Wulung membalikkan pandangannya, menatap dalam-dalam ke kedua pemuda di hadapannya. "Dahulu, seorang bijak pernah bertitah, 'Janganlah hanya melihat pohonnya, pandanglah seluruh hutan.' Ini adalah langkah diplomatik yang krusial, yang bertujuan untuk mencegah tumpahnya darah lebih banyak lagi setelah kehancuran Abhaya Giri." Wulung menarik napas dalam, melanjutkan dengan n
Hot Chapters