Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

ucapnya lirih sambil menatap Akira dengan mata yang tak lagi dingin, melunak penuh perhatian. “Jaga dirimu, ya.” Pintu perlahan tertutup, meninggalkan rumah yang kembali sunyi dan hampa. Akira berdiri pelan, menatap pintu yang tertutup, dadanya terasa berat. “Aku... harus pulang,” katanya ragu. Tiba-tiba, Azka melingkarkan tangannya ke pinggang Akira, wajahnya menguarkan keinginan sederhana. “Jangan pergi sekarang. Azka mau tidur, dongeng dulu, dong.”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Ben mengembalikan alat remote kecil yang hampir membuatku gila; aku benci sekaligus suka. "Itu bukan punyaku!" Aku menyangkal sambil merasa bersalah. "Benar bukan punyamu?" Kali ini Ben menekan tombol dari level 1 sampai 5 satu per satu. Motor kecil di dalam saku jasku langsung bergemuruh dengan penuh semangat. Kantung bajuku jadi tampak bergerak-gerak. Memalukan sekali! Dengan santai, Ben meletakkan remote itu kembali ke sakuku. "Bu Luna, boleh bersenang-senang, tapi lihat-lihat tempat juga, ya?"
18.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti Yang Membenciku

Suami Pengganti Yang Membenciku

Argi telah menyelesaikan acara berkemas. “Ayo sayang, kita pulang!” ucapnya sembari mengulurkan tangan kanan ke arah Akira sementara tangan kiri menjinjing koper. Akira beranjak dari ranjang, berpura-pura tak melihat tangan yang terulur. Dia bahkan melangkah lebih dulu menuju pintu.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Dan Natsu yang mengenali suara ibunya, langsung terdiam. “Hai! Tunggu sebentar ya… Ibu sebentar lagi pulang.” Ayu tersenyum dan melambai. Tidak tahu apakah Natsu akan mengerti, tapi matanya terlihat cukup fokus di layar. “Ya, ibu akan pulang. Jangan menangis lagi ya…” Jari Natsu tampak menyentuh layar dan tangisnya sudah berakhir. “Kita pergi.” Kyoko mengingatkan setelah keadaan lebih tenang.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Reefhitch : Echana (Her Runaways)

Reefhitch : Echana (Her Runaways)

sahutku santai seraya mengambil sepotong sushi salmon dengan sumpit. “Yup. I can assure you that it’s enough for the rest of your life. Even for your next one.” Aku tertawa hambar. “Wow. That’s cool. Thanks, Zean. But you can stop now because it’s getting creepy.” Zean malah tertawa. Ralat, Zean dan Lucas kompak tertawa. “When will you go home?” tanya Zean setelah tawanya sudah reda. “Ke apartemen?” tanyaku memastikan destinasi yang dimaksud oleh Zean.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Kutukan Putri Pulau Cinta

Kutukan Putri Pulau Cinta

"Aku nggak peduli kalau ada orang lewat... aku jadi pingin makan kamu." Aiko menarik kakinya pelan, tapi senyumnya semakin genit. Dia bangkit dari kursi dengan gerakan anggun, tangannya menyentuh lengan Kenzo. "Ayo ke lantai atas. ," bisiknya, suaranya manja dan penuh janji. "Kita lanjutin 'rapat bisnis' yang lebih... pribadi."
620 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN BUDAKMU, MAS!

AKU BUKAN BUDAKMU, MAS!

Tetangga gak ada akhlak. "Lain kali hati-hati." Mas Anam berkata sambil membantu diriku untuk berdiri. Aku tak banyak menyahut. Setelah mengucapkan terima kasih, aku pun langsung meninggalkannya dan masuk ke rumah kemudian menutup pintu. **
1024.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 755 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Menantu yang Sengaja Dibuang

Menantu yang Sengaja Dibuang

Aku mengangguk paham, lalu pamit untuk berlalu. "Mutia, kamu mau ke mana?" Aku menghentikan langkahku, untuk apa dia bertanya. Apa masih ada urusan, masih penting kah diriku baginya saat ini. Dengan tetap memperhatikan tatakrama berbicara, aku menoleh untuk menjawab. "Mau nganterin ini ke panti asuhan, Mas." "Kenapa gak pakai mobil aja? Aku bisa anter, kok."
1079.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Satu-Satunya

Aku Bukan Satu-Satunya

“Aku bisa antar kamu pulang.” Amira hanya menggelengkan kepala saat Luna menawarkan diri untuk mengantar Amira pulang ke rumah menggunakan motornya. Amira tidak ingin merepotkan Luna karena sahabatnya itu selalu saja membantunya. Sudah berapa kali Amira menyusahkan Luna sejak ia pindah ke rumah paman dan bibinya. Amira pikir dia harus hidup mandiri dan bisa saja pesan taksi untuk pulang nanti.
9.670.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

"Balikin pulpen aku!" Brak. Tetangga 'AC'-nya menutup jendela kamarnya dengan keras. Ingin rasanya Risa langsung melempar pulpen itu balik lewat jendela kamar. Tapi sadar itu tidak sopan. Akhirnya Risa mematikan musik yang diputar. Kemudian melangkah keluar kamar. "Mau kemana Nduk?" "Main ke tetangga sebelah Yang?" "Oh ... hati-hati."
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai please go home akutsu-san
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status