Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Entah apa yang otak ku pikirkan saat ini, terlalu naif dan klise sehingga temanku saja menganggapku gila. Tapi satu hal yang aku yakini, bahwa manusia akan terus mencari jawaban-jawaban atas pertanyaan yang terbenam di pikiran. Apa aku sudah terlihat seperti filsuf? Hahaha. Aku tidak ingin berhenti sampai ini. Semua orang memang punya tujuannya masing-masing, namun tidak semua orang punya yang namanya terminal untuk dapat mencapai tujuan itu. Aku memang bukan seorang filsuf, namun aku menyukai karya-karya besar para filsuf, baik itu filsuf barat maupun filsuf Islam.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Tapi itu tidak perlu ketika aku melihat ke salah satu jejeran buku yang ada di rak. “Bagaimana dengan yang satu itu?” kataku sambil menunjuk salah satu buku. “Itu adalah buku tentang dasar pemikiran dari filsafat. Aku pernah membacanya sekali dan filsafat sangat membantuku.” “Begitukah? Kalau begitu aku beli yang satu ini.” Katanya sambil tersenyum dan mengambil buku yang aku rekomendasikan. Aku juga telah menemukan buku yang aku cari. Segera setelah menemukan, aku lalu pergi ke kasir dan melakukan pembayaran.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Rongga matanya memancarkan cahaya biru muda yang penuh kebijaksanaan, membuatnya tampak seperti seorang biarawan pertapa. (Gambar) Saat Link mendekat, batang pohon pengetahuan kuno itu mengeluarkan suara berderit. Pohon itu menatap Link dan berkata, "Aku mengenalmu." Pohon pengetahuan kuno itu berbicara perlahan, tetapi setiap kata dipenuhi dengan keyakinan, menyebabkan udara bergetar. Fu tercengang. Dia tidak menyangka akan melihat pohon hidup yang bisa berbicara!
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Balas Dendam sang Kultivator

Balas Dendam sang Kultivator

"Sebuah aturan yang lahir dari kehancuran dan pertumpahan darah?" "Terkadang," ujar Rayden, menuangkan teh ke dalam cangkir kecilnya sendiri, uap hangatnya menari-nari di udara yang dingin, "Hutan harus dibakar habis agar pohon-pohon baru yang lebih sehat bisa tumbuh." Kara menatapnya lekat, mencoba membaca sesuatu di balik wajah tenang itu. "Filosofi yang berbahaya, Tuan. Itu bisa dengan mudah menjadi alasan bagi seorang tiran."
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Pikiran kacau yang mengerikan menghantam jiwanya, ingin membuatnya tenggelam dan mati sepenuhnya dalam tenggelamnya. Namun, pohon Bodhi kuno menjaga jiwanya dengan erat, mencegahnya terpengaruh oleh pikiran-pikiran yang kacau. Arus kekacauan dan kekisruhan terus menerus menimpanya, dan kekuatan yang mengerikan itu bagaikan gunung-gunung yang menghantamnya, tiada akhir, dan tidak ada yang tahu kapan itu akan berhenti.
9.1144.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai pohon ilmu filsafat
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Dia menatap Dorsi dan bertanya, “Benda pusaka apa itu?” “Benda pusaka ini memiliki asal usul yang nggak biasa. Dia tumbuh secara alami, berakar di gunung tertinggi di dunia fana. Dia dikenal dengan Akar Spiritual Pertama, juga dikenal sebagai Pohon Bodhi,” jelas Dorsi dengan serius.
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.1K kali sebagai pohon ilmu filsafat
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Oke back to topic guys. "Judul gue ribet kalau lu mau bantu kesini aja, gue hampir pingsan cari tuh buku ga ketemu dari tadi. Eh tadi lu nanya tugas gue yak, materi gue tentang filsafat sedetail mungkin."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Citra Dewi meletakkan cangkir tehnya tanpa suara, "Jangan dengarkan semua filosofi Kakekmu, Bella. Semakin tua, beliau semakin gemar berbicara dengan pohon." "Itu karena pohon jauh lebih tahu cara menghargai akar mereka daripada sebagian besar manusia modern," balas Kakek Yudhistira dengan kedipan mata ke arah Bella, membuat Bella tidak bisa menahan diri untuk tidak ikut tersenyum geli. Ibu Citra Dewi menatap menantunya dengan pandangan yang melembut. "Bagaimana dengan kuliah daringmu, Bella?" tanya Citra Dewi.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Bukan Wanita Impian Suamiku

Bukan Wanita Impian Suamiku

ucapnya sambil menunjuk bangku kayu yang terletak di tengah-tengah rumput hijau. “Istri Pak Haris?” “Iya.” Aku menurut, dan rajin mendongak. Menikmati pohon palem yang menjulang. Kalau menilik tanaman yang dari awal menapak kaki di sini, semua bukan jenis yang aku dapati biasanya. Pasti rumah kaca ini di kondisikan seperti habitat awal. “Semua jenis yang ada di sini, ada filosofinya. Mereka ada nama-nama khusus yang diberikan nenek.”
1034.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 855 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Apakah mata manusia yang kau maksudkan itu berbeda dari mata yang secara lahiriah, digunakan untuk melihat?” “Ya, jelas saja berbeda. Aku juga belum sempat mempelajarinya secara berkelanjutan dan menyeluruh. Hal mengenai cara simbol itu berkembang dari suatu ketiadaan. Ada hal yang tersembunyi dari keramaian pikiran para penduduk bumi dan bersembunyi secara cerdik. Itu adalah mata yang strukturnya begitu teliti dan bagus dalam desainnya. Banyak yang tidak percaya itu tapi mereka malah terjebak di dalamnya secara tidak sadar. Alam bawah sadarnya seakan menuruti sebuah keindahan yang menjebak dan menyengsarakan itu. Memang, aku selalu berpikir tentang apa yang seorang pakar filosofi katakan,
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai pohon ilmu filsafat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status