Istri Dadakan Sang Presdir
perintah Bara, suaranya serak tapi tegas, kepada asistennya yang kebetulan juga berada di sana.
"Baik, Pak," sahut Bayu. Pria setengah baya yang sudah dua puluh tahunan mengabdi di perusahaan, sebagai asisten Bara sekaligus orang kepercayaannya.
Beberapa menit kemudian, ponsel itu bergetar. Bayu segera memberikannya kepada Bara, dan Bara segera menempelkannya ke telinga dengan tatapan dingin.
"Pulang, Raynar," ucap Bara, tanpa basa-basi. "Sekarang. Kamu benar-benar keterlaluan."
Hot Chapters