Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Prabu

Prabu

Aku bahkan berhasil menempati posisi pertama,' pikirnya kegirangan. “Hei coba lihat Adi. Seperti katamu, kalau saat ini si pecundang kita pasti sedang senang,” ledek Jun yang tiba-tiba menyusup di tengah anak-anak yang berkerumun di depan papan pengumuman. Merasa sudah terbebas dari Adi dan teman-temannya, Prabu tidak takut lagi pada mereka. “Mau apa kalian?” bentaknya. “Wah, wah, kecoak ini sudah besar rupanya. Sekarang dia sudah berani melawan,” Bagas mendekati Prabu yang terlihat memasang wajah marah.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as proclaimed
Read
+Library
PROLOG

PROLOG

Aku ingin memulai kisah ini dengan sederhana, sesederhana senyum yang selalu kau berikan. Aku yakin bahwa kisah kita akan selalu abadi dan tidak akan pernah berakhir. Setiap episode dalam kehidupan selalu aku yakinkan sebagai prolog, karena aku gak mau akan ada epilog dalam hubungan kita. Tapi itu dulu. Iya dulu sebelum satu kalimat lahir dalam bibir manismu. Kalimat yang selalu aku hindari dalam sebuah hubungan. Aku sangat berhati-hati untuk mengucapkan kalimat itu, bahkan dalam keadaan aku bosan denganmu pun selalu aku tahan untuk tidak mengucapkan kalimat itu. Tapi dengan mudahnya kamu mengucapkannya.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as proclaimed
Read
+Library
Senandika

Senandika

Haikal : Cabut aja lah kalau emang gak ada Jevano : Iya nggak ada, udah empat hari katanya rumahnya kosong Hayden : Pindah apa gimana lo Ra @Shera Jevano : Liat aja hari Senin gimana Regar : Kita udah mau lulus, yakali pindah Mahesa : Liburan kali Haikal : Liburan mah harusnya izin Felix : Van sini nyusul lah, warkopnya Hasung Felix : Mabar kita Jevano : Otw
2.5K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as proclaimed
Read
+Library
Adoration

Adoration

Melangkah gagah mendekati mereka dan mulai memperkenalkan diri. “Selamat datang, Tuan. Perkenalkan saya Baswara, senang berkenalan dengan anda,” ungkap Baswara menggunakan bahasa Jerman. Kedua wajah belasteran itu tersenyum, saling melempar pandang, lalu berkata, “senang berkenalan dengan anda, Tuan Baswara. Saya sangat senang bisa kembali mendengar bahasa kelahiran saya. Saya tidak menyangka anda begitu baik dalam menggunakan bahasa Jerman. “Ternyata berita tentang anda benar adanya, tidak hanya cerdas, anda juga sangat baik dan berelasi dengan banyak orang,” puji Tuan Mark yang ternyata berasal dari negara Jerman.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as proclaimed
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

“Memang seperti itu kenyataannya.” Vanda berdecak kesal. “Kan gue udah bilang ke lo, jangan terlalu memaksakan pekerjaan lo. Tanpa promosi pun komiknya semakin banyak pembaca, ranking lo setiap minggu juga naik. Sekarang udah menempati—“
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 501 Times as proclaimed
Read
+Library
Our Promise

Our Promise

Pemuda tadi membuka jaket dan memakaikannya ke tubuh mungil Nana. "Oh, lihatlah! Betapa dinginnya kakimu. Aku bisa dihajar oleh senior jika membiarkan calon istrinya membeku kedinginan seperti ini." "Se-senior?" Nana mengernyit, tak paham. "Iya, Senior Takahashi yang galaknya minta ditonjok itu," ucap pemuda itu, santai. Dialah Reiji. "Ayo! Kuantar Anda menemuin ibu!" lanjut Reiji sembari mengeratkan jaket, melilit ke tubuh mungil Nana.
8.92.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as proclaimed
Read
+Library
PROMISE

PROMISE

Keesokan harinya Seorang pria bernama Ziko memasuki galery, dia menjadi pusat perhatian terutama kaum hawa. Tujuan utama Ziko adalah lukisan Promise. Mata elangnya menelisik setiap inci lukisan Promise. Dia melihat nama Aruna pada bagian kanan bawah. Semakin lama dia meneliti lukisan itu, semakin lebar senyum di wajahnya. “Akhirnya satu langkah lagi aku menemukanmu!”
105.9K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as proclaimed
Read
+Library
REVEAL

REVEAL

*** "Assalamualaikum," teriak Rasen saat memasuki rumahnya. Dia akhirnya sampai. "Waalaikumussalam, kenapa sih pake teriak-teriak segala? Eh Kak, mukanya kok jelek gitu? Kamu lagi ada masalah ya?" tanya Arsha usil karena melihat raut wajah Rasen seperti habis melihat setan. Arshavina Rahayu Shakeel adalah adik perempuan satu-satunya Rasen, umur Arsha terpaut lima tahun dibawah Rasen. Dia masih menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as proclaimed
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status