Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARJUNA

ARJUNA

Julia dengan gampang bilang iya. Kata Kak Lino, diantara anak-anak Papi dan Mama, Arjuna memang yang paling ganteng setelah Kak Lino tentu saja dari versinya Kak Lino. Katanya pesona Arjuna itu ada di bagian mata dan bibir. Dibawah mata kiri Arjuna ada mole kecil yang manis banget versi Mama. Kemudian bagian bibir begitu cipokable kalo kata Raina dan Saka. Makanya harus dimanfaatkan.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as adorned
Read
+Library
MARNI

MARNI

Gadis itu perlahan mendekat, cantik wajah dan harum tubuhnya membuat Angga terpana. "Mas, maafkan aku," ucap Marni berbisik syahdu di telinga Angga. Tangan mulus Marni membelai bahu dan dada bidang Angga. Perlahan naik ke pipi, kemudian bibir mereka sedikit lagi hampir menyatu. "Rogo siji tetep siji, banjur njaluk rogo sing anyar. Gelap pandeleng lan bathin, arep nggawe kowe m a t i."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as adorned
Read
+Library
My Adorable CEO

My Adorable CEO

Denyut nadi yang berdetak lemah, akan tetapi pada akhirnya kembali normal. Drrtt ... Drrtt ... Drrtt .... Suara getaran ponsel milik Benjamin membangunkan Irish, sedangkan si empunya ponsel tertidur lelap. Irish meraih ponsel Ben yang memang tergeletak dekat dengan jemari tangannya. Dilihatnya layar ponsel itu terpampang nama Pak Adrima. Tangan Irish membelai lembut pipi pria tampan yang sedang tertidur di sisi ranjang hingga membuat pria berbibir seksi itu terbangun.
9.814.7K viewsCompletedAdded to Library 574 Times as adorned
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

"Ayo, Non." Arinda tersadar dari lamunannya. Dia kemudian mengikuti langkah Robin menaiki undakan tangga menuju pintu masuk mansion. Dia berdiri di sisi Robin yang baru saja selesai memencet bel. Tak butuh waktu lama pintu bercat putih di hadapannya terbuka, menampilkan sosok wanita paruh baya yang Arinda perkirakan usianya di atas lima puluh tahun. Wanita itu pada awalnya terlihat kesal melihat Robin, tapi saat menangkap keberadaannya ekspresi wajah wanita itu seketika tersenyum cerah.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as adorned
Read
+Library
AURORA

AURORA

tanyaku kemudian mengulurkan tanganku, bermaksud mengajaknya untuk bersalaman, “Aku, Yveria Andromeda.” Kehangatan dan sebuah telapak tangan lebar menyambut tanganku yang sedingin es, memberikan sebuah sengatan listrik yang menggelitik perut. “Ahin Lloyd. Aku Ahin Lloyd.” To Be Continue.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as adorned
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

"Pagi om." sapa Verdi saat sudah dipersilahkan duduk oleh Bu Sella, ia menyapa Pak Arif yang berjalan mendekatinya. Pria paruh baya itu tersenyum menyapanya balik. "Pagi." Sinar mentari berwarna orange sudah masuk melalui celah gorden yang menutupi sedikit jendela rumah Pak Arif, beberapa bagian rumah itu sedikit terkena cerahnya cahaya Ilahi yang sangat indah. Nampaknya cuaca sangat bersahabat pagi ini.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as adorned
Read
+Library
Adelia VS Adipati

Adelia VS Adipati

Wajah mereka terlampau dekat, hingga Adelia dapat merasakan deruh nafas Adipati yang membelai lembut pipinya. "Ada dasi gak?" **************************************************************************
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as adorned
Read
+Library
MATE

MATE

Begitu juga bibirnya yang berwarna merah dan sepasang mata ambernya, membuatnya terlihat semakin manis dan juga berwibawa. Pandanganku mulai turun kebawah dan menyadari bahwa pria di depanku saat ini dalam keadaan shirtless. Oh astaga, bahkan tubuhnya terlihat sangat kekar dengan otot-otot yang timbul di permukaan kulitnya. Kuakui pria yang ada dihadapanku saat ini benar-benar sempurna. Wanita manapun pasti tergoda untuk memiliki pria seperti dia.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as adorned
Read
+Library
Sadena

Sadena

Aldevan tersenyum tipis dan mengangguk. Sadena berjalan menuju lemari pakaian di sudut ruangan. Mengambil kaos polos berwarna biru dan bergerak cepat memakainya. Membuat sebagian otot-otot cowok itu tercetak jelas. Aldevan bangga karena tanpa disuruh pun Sadena pintar mengambil inisiatif menjaga postur tubuhnya. Oh bukan Sadena, tapi Sadava pun sama. "Bicara apa?" tanya Sadena. Cowok itu berdiri di hadapan papanya.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as adorned
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Mau tidak mau aku memakainya, karena nggak ada pilihan yang lain. Aku mengubek-ubek isi tasku, mencari aksesoris. Siapa tau aku bawa. Untungnya ada jepit lidi warna-warni. Aku segera memakainya dengan posisi menyilang. Lalu, aku mengambil lip tint berwarna oranye di kantung ransel bagian depan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as adorned
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status