Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RETAK

RETAK

Enggan menjawab pertanyaan yang berujung pada rasa sakit hati saja. "Jaket. Itu jaket kesayangan saya. Saya ke sini buat ngambil," ucap Rajaswala dengan santainya mengambil gelas di tangan Vitaloka. Lalu meneguk jus yang hanya tersisa setengah sampai tandas tak tersisa.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai pt dejavu express
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

Dia pikir Chika telah melupakan janjinya, ternyata sahabatnya itu tak seburuk yang ada di dalam pikirannya. "Terimakasih ya Chik, kau memang berguna. Aku pikir kalian sudah melupakan aku semua, jadi terharu, ditambah kepulangan kamera kesayanganku ini," Dewa mengelus-elus ujung lensa kameranya. "Kami tidak akan pernah melupakanmu, mungkin lama tidak ada kabar juga karena nomermu selalu tidak aktif, Dewa." Kata Edvin dengan bijak.
9.97.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai pt dejavu express
Baca
+Pustaka
PUDAR

PUDAR

Kevin keluarkan kartu kredit VISA milik Dito dalam dompetnya. "Baiklah." ujar Kevin sebelum menyodorkan kartu kredit VISA itu pada Tika. Tika mengangkat kedua alisnya, "Serius pakai ini?" Kevin mengangguk, "Lakukan sesuai rencanamu dengan kartu kredit itu, aku benar - benar ingin menjalani kehidupan baru dan leluasa bertemu dengan Asta"
583 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai pt dejavu express
Baca
+Pustaka
POEDJAN

POEDJAN

Sekarang penampilan rumah itu seperti rumah Jawara Batavia yang kesepian tanpa tetangga di kanan-kirinya. “Sudarso!” seru Dedeng sambil menggedor pintu kayu yang ternyata catnya masih basah. Dari sini Dedeng tahu bahwa mungkin Sudarso habis dapat pemuja yang lebih tajir dari dirinya (atau mungkin ialah pemuja yang tajir itu?). “Ki Sudarso!”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai pt dejavu express
Baca
+Pustaka
De Javu : Change and Save the World

De Javu : Change and Save the World

Kyle. Usai bel istirahat di bunyikan mahasiswa serta mahasiswi bergegas keluar dari ruangan untuk membeli makanan. Berbeda dengan Azumi , ia tidak keluar dari ruangan melainkan memikirkan mimpinya semalam. "Mimpi yang sangat menyeramkan," keluh Azumi dalam hati dalam posisi kedua tangan menutupi wajah caniknya. Tak lama kemudian seorang lelaki melihat seorang gadis di ruangan wizard berinisiatif menghampirinya. Ia adalah Eki , satu-satunya teman Azumi yang memiliki kemampuan Dejavu. "Azumi," panggil lelaki tersebut sontak membuat gadis memperlihatkan wajahnya. "Eki , ada apa?" tanyanya dengan tatapan betanya-tanya. "Apa kamu dejavu lagi?" balas Eki bertanya. "Entahlah , mimpiku sangat menyer
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai pt dejavu express
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

Raramrh : @Nesaar @Putrrriw @Renoren alay deh, gitu aja terharuuu wuuuu. @Dikarw jamet. @Alvinno i love u moreee sayangg. @Vanono buka g****e sayang ekekekek. @Vinaaw betul kakak!!!!
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai pt dejavu express
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Suara dehemen seseorang membuat Melva mengangkat pandangannya dan menatap orang yang berada di lift. Keduanya diam mematung saat mata mereka saling bertemu, menyelami pikiran masing-masing lewat tatapan mata mereka. "Melva." Kening Melva mengerut saat pria tampan di depannya mengucap namanya padahal mereka baru bertemu hari ini, dan Melva baru bekerja hari ini di perusahaan ini. "Maaf, Anda tadi mengatakan apa?" tanya Melva berusaha memastikan apa yang ia dengar walaupun ia yakin pendengarannya masih baik.
1016.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai pt dejavu express
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status