Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dalam Dekap Hangat Kakak Ipar

Dalam Dekap Hangat Kakak Ipar

"Kenapa ada bekas lipstik di kemejamu?" Deg. Dimas sontak kaget. Matanya melotot ke kerah kemejanya, lalu kembali ke Maura dengan tatapan yang bingung dan terkejut. Dia ingin membuka mulut, ingin berbicara, tapi tidak ada satu kata pun yang keluar.
6.1K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as dekap
Read
+Library
DALAM DEKAP DERITA

DALAM DEKAP DERITA

Hanya status kasta saja yang menimbulkan drama. “Tentu, khusus untuk kalian.” Dia membuka bagasi dan memasukkan satu koper besar yang pasti hanya berisi perlengkapan kiddos, juga satu koper kabin dengan warna soft blue dan bergambar kartun. Jelas itu milik dua kesayangannya yang berwajah tampan dan cantik. Dan fakta itu membuat hatinya tercubit.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as dekap
Read
+Library
Dalam Dekapan Waktu

Dalam Dekapan Waktu

Tiga coklat itu berhasil ku bawa dan langsung ku lahap dengan rakusnya karena seluruh isi perutku rasanya baru saja terkuras. Mataku tiba-tiba melihat ke arah sebuah mobil yang tak akan pernah aku lupa bentuknya, warnanya, kilaunya. Di dalam mobil yang melesat dengan kecepatan yang sebenarnya cenderung pelan itu aku bisa melihat sepasang manusia yang duduk di bagian depan dan juga seorang anak kecil dengan boneka kecilnya. Itu aku! Itu aku! Pekikku dalam hati. Dan Ini adalah …!
102.8K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as dekap
Read
+Library
RETAK

RETAK

Takut kalau perempuan itu berbuat nekat atau mengurung diri berhari-hari yang menyebabkan dirinya depresi. Dengan sekali tarikan napas. Akhirnya Vitaloka mengangguk mengiakan ajakan Ika. Ika menuntun Vitaloka menuruni anak tangga. Dada Vitaloka bergemuruh hebat melihat betapa banyaknya tamu yang berkumpul. Vitaloka menyelipkan anak rambut ke beakang telinga. Merasa risi ketika di tangga terakhir, tatapan para tamu kini tertuju padanya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as dekap
Read
+Library
Dewa

Dewa

Tembok rumah Chika yang terbuat dari papan itu, dicat serupa warna langit. "Aku nggak papa kok! Tumben rapi banget, harumnya juga semerbak. Pasti gara-gara nggak mandi trus ngabisin parfume sebotol," ledek Dewa seraya merebahkan tubuhnya untuk bersandar di bahu kursi. "Emangnya kalau aku mau mandi, aku harus absen dulu sama kamu?" "Nggak juga," balas Dewa dengan nada datar.
9.97.7K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as dekap
Read
+Library
Kecanduan Dekapan Ayah Tiri

Kecanduan Dekapan Ayah Tiri

Dhita bersusah payah membantah, bibirnya gemetar di depan bibir Sean. Tepat saat Dhita hendak membuka mulut untuk menegaskan penolakannya kembali, suara langkah kaki teratur yang dilapisi sepatu pantofel keras terdengar di balik pintu. Tuk. Tuk. Tuk. Tak hanya itu, suara tawa renyah Dekan Fakultas Ekonomi beserta dua staf dosen senior lainnya menggema dari lorong luar.
607 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as dekap
Read
+Library
Sup Kecantikan

Sup Kecantikan

Saat aroma sup mulai menyebar, aku duduk di depan cermin, berdandan menyerupai ibu. Aku memutihkan wajah dengan bedak, memberi perona pipi dan mengoleskan lipstik merah. Dalam pantulan cermin, sosok yang kulihat tampak begitu familiar sekaligus asing. Aku menyeringai, sekarang aku benar-benar seperti ibu! Di luar, suasana semakin ramai. Para pria desa telah membentuk rombongan pengantin, siap mengantarku ke kuil dewa gunung di puncak bukit.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as dekap
Read
+Library
Dalam Dekapan Musuh

Dalam Dekapan Musuh

Mengerjap pelan saat pria asing itu bersuara. "Keira Hale," suaranya menyeruak rendah begitu dalam, bibirnya menyunggikan senyum sinis, "akhirnya bisa melihatmu berlutut seperti ini." Matanya membelalak. Keira belum sepenuhnya mengumpukan kesadaran untuk menyadari bahwa dirinya sedang berlutut. Kedua tangan di bawah ke belakang dan diborgol pada tiang setinggi 15 cm yang berada tepat di tengah ruangan. Dia sedikit menggoyangkan tangan membuat borgol berbenturan di tiang.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as dekap
Read
+Library
Dekapan Hangat Mafia Psikopat

Dekapan Hangat Mafia Psikopat

Arshaka bertanya dengan mimik serius. Jacob mengangguk pasti. “Ya, aku yakin dan tak akan salah. Karena Alex telah menanamkan sebuah Chip di belakang lehernya yang akan mengirimkan titik koordinat akan keberadaannya jika terjadi hal-hal di luar kendali,” ungkap Jacob. “Kenapa aku tak tahu tentang hal ini?” Arshaka nampak kecewa. “Alex berkata jika Chip ia tanamkan masih dalam tahap pengembangan dan jika sudah sempurna ia akan memberitahukannya padamu.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as dekap
Read
+Library
Dekapan Hangat Sang Mantan

Dekapan Hangat Sang Mantan

kata dokter itu dengan suara pelan, "saya harus jujur pada Anda. Secara fisik, pasien sudah stabil dan menunjukkan perkembangan yang baik. Tubuhnya merespon pengobatan dengan positif." "Apa itu, Dokter?" tanya Devan, merasakan kecemasan mulai merayap di dadanya. "Ada yang salah?" Dokter itu menghela napas panjang, menatap Devan dengan mata yang penuh empati. "Pasien menunjukkan tanda-tanda depresi berat. Overdosis yang dia alami, baik itu disengaja atau tidak, adalah sinyal yang sangat serius. SEperti yang saya sampaikan sebelumnya. Bu Ghea butuh perawatan psikologis segera. Bukan hanya untuk membantu dia pulih dari trauma fisik yang dia alami, tapi juga untuk membantu dia mengatasi luka bat
101.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as dekap
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status