Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Ayah, Ibu, aku bakal membuatnya hidup lebih bahagia daripada siapa pun. [Dasar gadis bodoh, Amelia malah bilang nanti dia juga mau jadi polisi penjaga perdamaian. Sepertinya dia memang mau dipukul! Aku nggak mau dia berada dalam bahaya. Aku cuma mau dia tumbuh dengan bahagia di sisiku.] [Amelia, sudah lama sekali aku nggak melihatmu. Mungkin aku nggak bisa melihatmu menikah, nggak bisa menemanimu sampai akhir hidupmu. Kakak minta maaf.]
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
Bidan Mima

Bidan Mima

Betapa bahagianya hatiku saat Ku duduk berdua denganmu Berjalan bersamamu Menarilah denganku Namun bila hari ini adalah yang terakhir Namun ku tetap bahagia Selalu kusyukuri Begitulah adanya Namun bila kau ingin sendiri Cepat cepatlah sampaikan kepadaku Agar ku tak berharap Dan buat kau bersedih Bila nanti saatnya telah tiba Kuingin kau menjadi istriku Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan Berlarian kesana-kemari dan tertawa Namun bila saat berpisah telah tiba Izinkanku menjaga dirimu Berdua menikmati pelukan di ujung waktu Sudilah kau temani diriku ...
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
TERNODA DI MALAM PERTAMA

TERNODA DI MALAM PERTAMA

Dari ponselnya mengalun merdu lagu Seventeen, menambah sendu suasana hati yang kehilangan. Kemarin engkau masih ada di sini Bersamaku menikmati rasa ini Berharap semua takkan pernah berakhir Bersamamu Bersamamu Kemarin dunia terlihat sangat indah Dan denganmu merasakan ini semua Melewati hitam-putih hidup ini Bersamamu Bersamamu Kini sendiri di sini Mencarimu tak tahu di mana Semoga tenang kau di sana
1098.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Lama sudah ku menanti Banyak cinta datang dan pergi Tapi tak pernah aku senyaman ini Mungkin dirimulah cinta sejati Tak akan kuragu lagi Kujaga sampai ke ujung nadi Takkan kusia siakan lagi Buat hidupku lebih berarti Cintamu senyaman mentari pagi Seperti pelangi, slalu kunanti Cintamu tak akan pernah terganti Selamanya di hati Aku bahagia, milikimu seutuhnya
8.9355.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.3K kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
Wait At 24

Wait At 24

Lamunanku tak berujung Kita pernah disini, berdampingan Melangkah bersama arah Membual bersama khayal Senyumku tiba-tiba Mengingat tawa Membayangkan canda Mengkhayalkan luka Bersama kita adalah luka Menantang setiap yang ada Melupakan semua terka Hanya untuk bahagia Jemari kita telah erat Semua goyah oleh pemisah Begitu mudah jarak tersisip
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu Tak berniat untuk menyakiti hatimu Oh, ibu (ibu) Cintamu tak mengenal waktu Kasihmu menyadarkan aku Tak ada yang lebih darimu Oh, ibu Apakah 'ku mampu membalas Semua yang telah kau beri dengan ikhlas? Nyawa pun rela 'kan kulepas Oh, ibu Doamu 'kan menuntun jalanku Cahaya terang dalam gelap langkahku Ke surga di kakimu Oh, menuju surga di kakimu (Oh, ibu) (Oh, ibu) Do'a Ibu by Armada Band
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Rayna memotret Reisha sambil sesekali mencium Tristan. Dari sudut mana pun, mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia. Kakiku seperti tertancap di tanah. Seperti seorang pencuri, aku memandangi kebahagiaan mereka dari jauh. Taman bermain ini sangat terkenal. Dulu, entah sudah berapa kali aku meminta untuk membawa putriku ke sini. Namun, dia selalu menatapku dengan wajah serius dan berkata, "Mama, kamu sudah dewasa. Bisa nggak jangan kekanak-kanakan? Tempat seperti ini cuma membuang waktuku."
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Dan tak henti-henti dalam doa ku Ku sebut namamu Berharap semua ajan baik-baik saja Meskipun dalam menjalaninya Harus ada sakit yang aku terima Dan harus ada cambukkan luka Hingga terkadang Aku begitu terpuruk Dalam mempertahankan ini semua Dan aku begitu lemah karena terluka Namun meskipun demikian Akan ku jalani dengan ke ikhlasan Sampai ada masanya Hubungan ini sampai pada titik kepastian Titik dimana Aku dan kamu menjadi satu keluarga Dan hidup bersama Menjadi sebuah kebahagiaan yang utuh Menua bersama Menyaksikan anak cucu kita bertumbuh Menjadi kisah sejarah Yang kan kusimpan hingga akhir hayatku Kusuguhkan bait-bait diksi itu teruntuk Kenzo tersayang, ehhh dia ternyata bales puisiku p
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Baca
+Pustaka
Semalam Bersamamu

Semalam Bersamamu

Bisa jadi aku bukanlah pembawa bahagia, melainkan air mata seperti yang belakangan terjadi. Aku ... ngerasa salah buat Sara nyimpan keluhnya sendirian dengan mencari kebahagiaan denganku. "Apa gue bakal kayak permen yang bakal hilang dari hati lo kalau udah enggak bikin bahagia lagi?" "Aksa, gue masih belum ngerti." Tatapannya masih lekat padaku. Kerut di keningnya semakin dalam.
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai puisi bahagia bersamamu
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Senja
bagus banget ceritanya,sedih,seneng romantis,manis semua jadi satu mewek juga sih. tapi btw mau tanya ya kak disini masih sma atau kuliah sih??kalo di cerita nabas kan udah kuliah semester akhir.bentar deh kayaknya disini masih sma gak sih??bentar tak cek dlu lagi aja deh
Aldrich Candra
Ayo diskusikan! Apa aja yang kamu suka dan enggak suka dari cerita ini? Apa aja yang perlu dibenahi dalam cerita? Keluarkan uneg-unegmu. Enggak pake filter juga enggak masalah, tapi bakal kita diskusikan langsung, ya. Kasih kritik dan saran yang heboh. Di akhir, aku bakal kasih hadiah menarik.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status