Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Lelaki paruh baya itu berpura melihat-lihat bangunan kosnya, menghindari tatapan jenaka Nilam. “I-iya, boleh, Bang.” Nilam meremas jemari. Kresekan suara plastik sampai terdengar di tangannya. Hanif menyodorkan buku saku kecil. “Ini Asmaul Husna, surat-surat pendek juga, kamu baca kalau pas santai. Jangan pernah kosongkan pikiran,” pesan Hanif dengan nada suara jelas dan tegas. Ia merasa itu cukup membantu Nilam sementara, sebelum bertukar pikiran dengan gurunya yang seorang kyai di Pondok Pesantren besar pinggiran ibu kota.
1027.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 605 kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Ini lebih cocok diiringi genderang perang," keluh Isvara. Karena belum ada yang cocok, Isvara membaca buku berikutnya. Ada "Keluh Kesah Selir yang Terlupakan" (terlalu picisan), Tarian Dewa Kala" (terlalu mistis dan berat), hingga "Surat Cinta Sang Pemuja Bayangan" yang merupakan juara lomba puisi lima tahun lalu. Isvara membaca semuanya, dari yang klasik sampai yang tersembunyi. Namun, bukannya mendapat inspirasi, kepalanya justru terasa berputar.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Setelah Dua Belas Tahun Pernikahan

Setelah Dua Belas Tahun Pernikahan

Dila memungut benda tersebut dan mulai membaca satu persatu huruf yang tertulis di sana. Bismillahirrahmanirrahim Ya Allah, terima kasih untuk lima puluh enam tahun yang telah Engkau berikan bagi hamba. Terima kasih untuk cinta yang terus tercurah dalam dada ini. Aku semakin rindu berpulang pada-Mu. Semua yang ingin kucapai sudah sempurna kudapat. Iman, Islam, dan cinta dalam keluarga. Pertemuan dan perpisahan telah sempurna kualami. Kini saatnya aku ingin melepas semuanya. Langkah rejeki, jodoh dan maut, Engkau yang takdirkan.
9.5122.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

Seperti langit jingga yang bertemu senja . Andai aku menjadi puisinya Biarlah Adinda menjadi lagunya. Agar bisa saja menyatu menjadi syair indah yang merdu. Meskipun saat ini hanya sebatas angan semoga esok tersemogakan hingga menjadi kekal dalam keabadian. Aku lelaki yang merindukanmu. Fais Abdilah Guntoro.] Dikirim tadi setelah isya. Kuulangi sampai 4 kali puisi yang dikirimkan Mas Fais padaku andai tadi HP-ku aktif dan aku tahu WA ini pasti aku tidak akan konsentrasi mengikuti acara pengajiannya.
10146.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Kuminta Talak setelah Suamiku Mendua

Kuminta Talak setelah Suamiku Mendua

Keheningan di dalam mobil pun berganti lantunan merdu suara Syeikh Abdurrahman AsSudais yang membaca Al Qur'an surat Ar Rahman. Marisa mengucap istighfar manakala surat yang dibaca beliau sampai ke ayat yang berbunyi "Fabiayyi ala i Robbikuma tukadziban" yang mempunyai arti 'Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?'
1087.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi islami pendek
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Emde Mallaow
Semoga kelak Marisa dan Irawan bisa membangun kembali mahligai rumah tangga mereka yg sempat karam. Dari bab awalnya saja cerita ini sudah 'nagih'. Bagus ini cerita, bahasanya juga tersusun rapi dengan teknik pengaliran cerita yang begitu lancqr berkesinambungan.
Ardhya Rahma
Halo sahabat-sahabat Marisa. Selamat membaca kisah hidup Marisa, ya. Semoga kalian menyukainya. Mohon dukungannya untuk Marisa dengan memberi ulasan dan bintang 5. Juga vote dan gem. Terima kasih. I love You all .........
Baca Semua Ulasan
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Mas Raja: "Alya Humaira, Aku rindu" Cairan bening langsung memenuhi kedua pelupuk mataku begitu membaca pesan itu, dan sedetik kemudian cairan bening itu mulai menganak sungai di kedua pipiku.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Zulfa Zahra El-Faza Lamat-lamat kulihat bibir Gus Fatih membaca basmalah, kemudian dipegangnya dengan lembut ubun-ubunku dengan kedua tangannya, kudukku meremang merasakan sentuhannya. “Allahumma inni asaluka min khairiha wa khairi ma jabaltaha, wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha (Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan wataknya. Dan aku mohon perlindungan-Mu dari kejahatannya dan kejahatan wataknya),” bisik Gus Fatih di puncak kepalaku. Persis seperti beberapa menit setelah ijab qabul kami berminggu-minggu lalu, saat ia menghampiriku di bilik kamarku yang ada di Kediri, kemudian menggandengku ke pelaminan.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Mendekatlan sedikit demi sedikit Walau diam tanpa berkata Tapi mata dan hati cukup mengungkap rasa Mendekatlah sebisa mungkin, walau perlahan Sebuah puisi yang dikirim Abizar mampu menitikkan bening embun di matanya. Ia kini yakin dengan mimpinya. Ia akan ikut bersama Abizar, meniti mimpi di negeri para Nabi. Negri Arab yang berada di benua Afrika. Negri kelahiran Musa.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan impian

Bukan Pernikahan impian

Mungkin belum sekuat itu, tapi aku sedang berusaha. Sore itu kami menutup kegiatan dengan lomba cerdas cermat Islami. Teriakan semangat dan tepuk tangan anak-anak membuat suasana begitu hidup. Dan saat malam tiba, kami duduk melingkar di sekitar api unggun kecil, membacakan ayat-ayat pendek, kisah Nabi, dan saling menguatkan dalam tawa dan pelukan hangat. Malam itu, sebelum tidur, aku menatap langit dari balik jendela penginapan yang sederhana.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Code of Seduction (Bahasa Indonesia)

Code of Seduction (Bahasa Indonesia)

Di kertas itu tertulis semacam sajak pendek, demikian isinya: Di masa hidup yang singkat Kau dipandang dan dicintai Semua mata mengagumimu Selama satu purnama Tiga puluh hari pertama Dalam satu revolusi Sampai kau kembali menyatu Dengan tanah tempatmu berasal
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai puisi islami pendek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status