Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Ia telah menutup buku-bukunya, puisi-puisinya, coretan indahnya atau apa pun yang berkaitan dengan sungai Nil, papyrus, Cleopatra, pyramida, masjid seribu menara dan Al Azhar telah ia hapus dari ingatannya. "Aku tak ingin bermimpi terlalu tinggi, Bang. Aku takut jatuh dan merasakan sakit yang tak tertahankan. Impianku cukup sederhana, menjadi sumber kebahagiaan untuk keluargaku, bisa mencukupi mereka dan menyambung hidup kami, itu sudah cukup bagiku." "Laila, kamu berhak bermimpi lebih dari itu, ikutlah denganku, mari merajut asa di negri Musa dan negeri Yusuf yang selalu kamu rindukan itu."
103.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as puisi tentang impian
Read
+Library
sayang salah orang

sayang salah orang

Melebur cita menjadi bekal perjuangan Melirih asa mendorong tegar bersemayam Pada mentari kutitip doa Pada semesta kurangkai angan bahagia Kuingin angin memberi secerca pilihan Pada hati yang tengah mendamba ketulusan Yakinkan jiwa akan keindahan Merasuk mimpi yang terabadikan Lorong waktu tak akan meninggalkan Jejak kasih untuk sang petualang Mari berlari mengejar impian Melompat setinggi bulan Berjajar pada galaksi menembus kesuksesan Tempatkan niat dan doa dalam genggaman Hujan yang bertandang menyapa, seakan masih sama memiliki pesona yang menyimpan sejuta makna; perihal rindu pun kehilangan. Yang terkadang hanya kamuflase diri yang tengah duduk termangu dengan kosongnya pikiran, lalu me
102.9K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as puisi tentang impian
Read
+Library
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

“Orang tuaku pun dulunya sepertimu—berjuang sendirian dan jadi pelampiasan kekecewaan hidup dari orang tuanya. Dalam masa-masa kritis mereka memang gagal mewujudkan impian mereka, tapi saat mereka berjuang bersama akhirnya aku mencapai impianku yang secara tidak langsung merupakan impian mereka.” “Ploing ... ploing ...!” Gelembung berukuran bola tenis keemasan pun masih bertengger di puncak kepala sang Penyihir-Warna ini. Mereka sembari menengok kanan-kiri menyaksikan kondisi perkotaan serta gedung-gedung yang berbentuk pohon mati ....
1019.9K viewsOngoingAdded to Library 397 Times as puisi tentang impian
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Read All Reviews
Cinderella Hot Story

Cinderella Hot Story

Pria itu bahkan tidak berbàsa-basi untuk mempertanyakan rumah Rindu sama sekali. Ck, apa impian Rindu saat ini terlalu tinggi? Berharap pada seseorang yang sudah jelas-jelas memiliki perbedaan jauh dengan dirinya. Seperti langit, dan kerak bumi. Mungkin kiasan itu, memang pantas ditujukan untuk Dewa dan dirinya.
10263.1K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as puisi tentang impian
Show Reviews (121)
Read
+Library
Demigoddess
kamu mau tau kurangnya kamu apa Wa? Kamu tuh nyeremin...mknnya gosah intimidasi lawanmu...apalagi cewe....apalagi macem Rindu yg masih muda banget...blom pny pengalaman apapun...pastilah dia masih takut....ehhh kamu malah intimidasi or ancem dia apalagi kalo gak di kasih jatah lgs pergi buang Rindu
Shifa chibii
klo ngeselin mah aku udah kebal mbak beb,,dari jamannya cinta pertama akuh si Pras yg super duper nyebelinnya, g ada lawan pokoknya..trus dewa,banyu,dan sekarang tambah Abi,,tp ini si Abi ngeselinnya sampe tahap,diriku pengen nendang senjatanya..hehe..kuesel bnget pokoknya klo jdi Fika..sabar ya fik
Read All Reviews
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.8K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as puisi tentang impian
Read
+Library
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

"Apa salahku, Ke? Apa aku terlalu lama diam? Apa aku terlalu takut untuk bilang kalau kamu satu-satunya yang ada di hatiku? Aku sudah berusaha menghubungimu. Maaf, aku tak tau kalau orang tuaku telah tak baik padamu." Dia berjalan pelan ke meja belajarnya. Tangannya mengambil sebuah buku catatan. Di lembar belakang, dia menulis puisi yang tak pernah dia kirimkan. Tentang rindu, tentang kehilangan, tentang penyesalan yang datang terlambat.
1038.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as puisi tentang impian
Read
+Library
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

“Aku siap, Adrian. Aku siap untuk masa depan yang kita impikan, untuk setiap hari yang penuh harapan dan cinta.” Di balik jendela apartemen yang kini memancarkan cahaya hangat, dua jiwa yang pernah terluka mulai merangkai kembali mimpi-mimpi mereka. Puisi-puisi yang pernah tersimpan dalam hati, lukisan-lukisan yang penuh warna, dan setiap detik yang mereka lalui kini menjadi saksi bisu akan keberanian untuk mencintai dan percaya lagi.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as puisi tentang impian
Read
+Library
Istri sebatas harapan

Istri sebatas harapan

Ummi memelukku ia mengusap punggungku lembut. “Ilham banget ini, ya, Ummi,” ledek Teh Iin. Aku mengernyit. “Ilham itu kalau ditanya kami semua, Kakak-kakaknya selalu bilang kalau salah satu impiannya punya istri yang rambutnya lurus panjang sepunggung. Sekarang Allah kabulkan. Kalau di rate nilai, seratus kamu, Nisa.” Teh Iin bergantian memelukku.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 443 Times as puisi tentang impian
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status