Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Matanya yang biasanya memancarkan semangat kini memudar, terpaku pada aspal yang retak-retak di bawah sepatunya. Tas ransel usang nya terasa memberat di pundak, isinya bukan sekadar benda mati, melainkan impian yang tertuang dalam lembaran-lembaran kertas. Di dalamnya ada buku sketsa kesayangan, tempat ia melarikan diri dari realita yang mencekik. Setiap guratan pensil, setiap warna, adalah napas lain bagi jiwanya. Mungkin, pikirnya getir, inilah saatnya ia menghadapi kenyataan bahwa impian menjadi ilustrator sukses hanyalah angan-angan belaka.
10870 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 33 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Membuka laci, mengeluarkan buku kecil lusuh yang dulu ia sembunyikan sejak pertama kali pindah ke rumah ini. Buku puisi. Tangan gemetarnya menyentuh halaman yang kusut. Ia membaca baris-baris puisi lama yang dulu ia tulis untuk mimpi yang kini terasa asing. Aku ingin menjadi seperti perempuan dalam lagu. Yang tidak perlu menyerah, meskipun jatuh berulang. Tetapi kini, aku menjadi bayangan dari diriku sendiri. Cintaku tertanam di tanah yang tidak menjanjikan musim semi.
836 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Nyonya, kami nggak berani melanggar perintah Tuan. Tolong, lakukanlah." Adeline pun mulai bersujud. Satu kali. Dua kali. Tiga kali .... Dia menganggapnya sebagai doa untuk anaknya yang telah meninggal. Semoga di kehidupan berikutnya, putrinya bisa terlahir dalam keluarga yang baik. Jangan lagi memiliki ibu seperti dirinya, seorang ibu yang bahkan tidak mampu melindunginya. "Lima puluh enam ... lima puluh tujuh ...."
2.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Yah, setidaknya pedang itu bisa masuk gudang senjata, pikirku sambil menyeringai tipis dengan mata yang mulai berbinar jahil. "Tepat sekali!" Sori Sinambela tiba-tiba berdiri tegak, merapikan jubahnya dan berpose dramatis seolah sedang berada di atas panggung megah. "Impian besarku adalah mengarungi seluruh Dataran Antara dan menulis sebuah mahakarya puisi bertema... 'Bertahan Selamanya'!" Aku mengusap daguku yang mulus—janggutku bahkan belum tumbuh—sambil mencerna kata-katanya. Sebuah ide gila mulai melintas di otakku.
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Dan siapapun yang berhasil mencapainya, meski hanya dalam mimpi, akan bangun dengan senyum terukir di bibir dan secercah cahaya negeri ajaib itu, bersemayam abadi di dalam kalbu mereka. "Itulah tanah impian, tempat di mana jiwa-jiwa yang lelah menemukan pelabuhan terakhirnya. Tanah itu bernama... Tanah Kebahagiaan." Dengan senyuman yang dalam, seorang pria lanjut usia menutup perlahan buku di pangkuannya. Sampulnya usang namun penuh kenangan, bergambar seorang gadis yang sedang mengangkat tangannya ke langit malam, dikelilingi oleh cahaya kunang-kunang yang seolah-olah sedang menari dalam ritual. Sinar-sinar kecil itu seperti biduan-biduan samar dari alam mimpi, menari di antara jari-jari ga
460 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Sayangnya, Pak Pengacara Mau Menikahiku

Sayangnya, Pak Pengacara Mau Menikahiku

Dari hal kecil sampai yang paling besar. Buku yang sampai saat ini nyatanya masih setia menjadi tempat peraduan impian-impian baru Alea. Namun lucunya, saat Alea menuangkan semua keinginan yang ingin ia raih di buku itu. Pria di hadapannya ini justru hanya menuliskan satu impian, kalimat sederhana yang menjadi alasan dari tawa kecil Alea saat ini. "Kamu sendiri masih konsisten nggak sama mimpi mu?" Pancing Alea membuat Ilham mengangguk tanpa ragu.
10401 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Tentang Harapan

Tentang Harapan

“Tuhan, jika dia memang di takdirkan untuk kebahagiaanku. Kumohon, aku berharap banyak padamu.” Setetes cairan bening jatuh mengenai kertas itu. Jihan menangis dengan dada yang sesak. Rasa sakitnya tidak bisa di bayangkan apalagi diuraikan oleh kata. Jihan hanya ingin bahagia. »|« [24] Mangga di candak : Silakan di ambil
3.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 140 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Renata mengangguk kecewa. Pandu melanjutkan, “nikmati saja mimpimu, tetapi jangan terlena. Karena sesedih bagaimanapun kehidupanmu, dunia nyata lebih baik daripada dunia mimpi. Kadang, khayalan kita mampu menipu pikiran kita sendiri. Jangan sampai kamu terjebak seperti yang lain, mengejar kebahagiaan yang fana, padahal masih banyak yang bisa membuatmu bahagia di dunia nyata.” Kata-kata Pandu barusan tiba-tiba membuatnya sedih. Jauh dalam hatinya, ia benar-benar berharap Pandu adalah sosok nyata.
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 67 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Perangkap Cinta Sang CEO

Perangkap Cinta Sang CEO

Aidan tersenyum dan mulai mengingat lagi. "You are my heart poetry when my longing endlessly. I want you to be there when I open my eyes until I closed them at night. You cast away my grey haze, on the long search of my savanna. What a morning dew. You wipe all the thirst for my loveless heart, you are the aurora portrait that I drew for my sundown. You are like a beautiful flower that colors my spring. In times of this heart upset, you make it bright. You are my sun, and you are the ocean. Where my heart empties, you are the answer to my prayer. Which ends of my waiting, like a shooting star. The last hope of my heart," ujar Aidan membacakan puisi yang pernah dituliskannya dulu untuk Malikh
8.823.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 719 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Percikan api yang sesekali terbang ke udara mengingatkan mereka pada impian dan harapan yang mereka miliki untuk masa depan. Takeshi memulai percakapan dengan suara yang penuh semangat, "Impianku adalah menjadi pendekar pedang terhebat. Bukan hanya dalam teknik, tetapi juga dalam kebijaksanaan dan kehormatan. Aku ingin pedangku menjadi simbol keadilan yang melindungi mereka yang tidak bisa melindungi diri mereka sendiri."
102.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 73 Beses bilang puisi tentang impian
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status