Hari Aku Kehilangan, Dia Merayakan
Rina Safitripap mata menangisgambar cita cita dokter perempuanpemeran di puspa indah taman haticerita menyusui pacar
Ia lepaskan mantelnya, menyelimutkan tubuh remaja SMA itu, menatap wajah polos penuh air mata.
Dengan suara tegas, ia berkata, “Puspa, ingat ini baik-baik! Kamu nggak salah. Kamu nggak memalukan. Yang seharusnya malu itu mereka!”
Hiduplah dengan tegak. Berdiri hadapi dunia. Melangkah maju ke depan, jangan biarkan luka masa lalu menahanmu.
Cahaya menembus jendela, jatuh ke tubuh keduanya. Kegelapan yang selama ini membayang mulai retak, mundur, hingga akhirnya dihancurkan oleh sinar terang.
人気のチャプター