SEDUCING HOT DUDA
Gadis itu mengambil lagi ponselnya, dan menghitung jarak dan waktu antara Perth dan Frankfurt.
"Perth sekarang pukul 16.11, Frankfurt 10.11." Verena menghitung mundur waktu, menggunakan jarinya. "Astaga enam jam. Pak Tua itu sudah tidur, dan aku masih sibuk." Verena menggigit bibirnya, sebenarnya selain jarak dan waktu, hal terbesar adalah perasaan David padanya, di mata David, Verena tak ubahnya gadis berisik titisan ulat bulu peganggu.
Verena menyadari hal ini, tapi dia meyakini dalam hatinya, jika dia bisa memiliki Pak Tua itu suatu hari nanti, walau jalan yang dilalui tak mudah.
Hot Chapters