Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dek Ajeng & Mas Abim

Dek Ajeng & Mas Abim

"Itu cuma kantung mata, enggak berpengaruh banget ke penampilan kamu. Kamu bisa samarkan dengan concealer juga bedak. Ya mustahil dalam sehari langsung hilang, tapi enggak pernah juga bertahan lama. Kalau kamu kelelahan atau kurang tidur, kantung mata memang bakal muncul." Menarik pernapasannya dalam-dalam, Ajeng masih betah cemberut. "Aku selalu begadang dalam beberapa hari ini. Pantesan mataku menghitam, jelek banget, ih." Ajeng mencebik, merasa sungguh risi atas fenomena alami yang terjadi pada wajahnya. "Kamu sibuk apa sampe begadang begitu?! Biasanya juga tinggal tidur dan makan doang. Istri konglomerat yang dipenuhi kegabutan."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Cukup ringan dan nyaman dipakai. Pada saat yang sama, gelang dapat mengeluarkan kabut putih. Ketika kabut putih keluar, pemakainya tidak akan terpengaruh. Melainkan dapat meningkatkan kecepatan dan bisa melompat cukup jauh hanya dengan lompatan yang lembut. Apabila gelang mengeluarkan awan hitam, akan menghasilkan racun dalam jumlah besar. Racun ini sebenarnya adalah miasma yang sangat beracun. Hal yang paling menakutkan adalah dapat membakar kulit. Bagi yang menyentuhnya akan mati atau terluka.
8.9175.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
Pewaris Pusaka Dewa Iblis

Pewaris Pusaka Dewa Iblis

"Aku orang asing. Tapi mataku tidak pernah berbohong." Zhu Pei memejamkan mata sejenak. Saat membuka kembali, iris matanya berubah. Warna hijaunya bersinar terang, memancarkan cahaya aneh yang membuat siapa pun yang menatapnya merasa seperti ditelanjangi. Kerumunan bergemuruh. "Itu mata kebenaran!" "Mata itu bisa melihat kebenaran apa pun!" "Aku pernah dengar rumornya. Tapi kupikir cuma dongeng..."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Matanya beneran fokus memeriksa kondisi pupil mata si korban tanpa berani menyentuh seujung kuku pun bagian kulit yang melepuh. "Lalu apa, Clar? Jangan bikin panik lah," sela Silvi yang masih ketakutan di belakang punggung Tresna. Clara menoleh, matanya menatap Tresna dengan sorot ketakutan yang mendalam. "Aku pernah baca jurnal medis internasional saat masih di rumah sakit kota. Ciri-ciri luka melepuh berair yang menyebar cepat, disertai muntah cairan hitam... ini gejala dari sebuah wabah penyakit menular yang sangat mematikan dan langka, Mas."
8.453.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Mesum

Dinikahi Berondong Mesum

Buru-buru Nana menariknya masuk ke dalam. "I-ini mbak Dara kan?" "Iya. Ini gue." "Kok, jadi jelek gini." Gisa menatapnya dengan tatapan aneh. Gimana enggak coba, Dara jadi jelek. Dengan tompel besar di pipi kanannya. Giginya juga di behel. Kulitnya yang putih mulus jadi blentang blentong penuh bopeng seperti bekas cacar atau jerawat. Pokoknya bukan Dara banget deh. Apalagi kalau ditambah kacamata ala-ala anak cupu, uh.. itu bukan Dara banget.
9.278.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
Chain of Destiny

Chain of Destiny

Akhirnya, ia pun pamit. Aku bisa melihat bintik-bintik putih di mataku. Hiperventilasi. Aku sering mengalami ini, saat pertahanan mentalku sedang runtuh atau akibat tekanan perburuan. Layaknya seorang yang naif aku mencoba mengedip-ngedipkan mata lagi agar semua bentuk dan warna di sekelilingku kembali. Tentu saja, hal itu sia-sia dan rasanya seperti ada yang menutup mataku dengan tirai putih dari dalam. Aku genggam selimut berbau steril itu erat-erat sambil mengatur nafas. Aku masih bangun. Aku tidak pingsan. Aku baik-baik saja.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

"Habis ikut lomba balap karung?" Rangga melepas helmnya dengan susah payah, memperlihatkan rambutnya yang lepek oleh keringat dan wajahnya yang belang (bagian mata putih bersih karena kacamata, sisanya merah terbakar matahari).
10920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
Wanita Milik Sang Pewaris

Wanita Milik Sang Pewaris

Evgenia terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan Lev, apakah makeup-nya tidak berhasil menutup kantung matanya? "Aku hanya kurang tidur saja" jawab Evgenia jujur Lev mengernyitkan dahinya "Kau yakin?" Evgenia mengangguk "Lagipula jika aku menangis, mataku tidak akan memiliki kantung mata melainkan bengkak" ucap Evgenia merasa sedikit konyol dengan perilaku Lev Lev berdeham sambil sedikit mengerjapkan matanya, merasa sikapnya sedikit berlebihan
561 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai putih mata menggelembung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status