RAHASIA IBU
“Wulan!”
“Pak Arya.”
“Kenapa tidak ikut olahraga? Daripada duduk, lebih baik menggerakkan badan supaya badanmu sehat.”
“Wulan sudah olahraga di rumah, Pak. Ngepel lantai, menyapu, memasak, membantu Bik Sari menyiram tanaman. Itu sudah sama dengan olahraga, kan?”
Laki-laki itu terkekeh. “Itu apa?” tanya Pak Arya, ketika menatap amplop cokelat yang aku pegang.