Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Seratus Pengampunan

Seratus Pengampunan

Seseorang bisa sekaya apa? Suamiku sangat kaya, orang-orang menjulukinya Bayang Kota, karena hampir separuh properti di Kota Bara adalah miliknya. Selama lima tahun menikah, setiap dia pergi menemani cinta pertamanya, dia akan memberikan sebuah rumah padaku. Setelah aku memiliki 99 rumah, suamiku menyadari bahwa aku berubah. Aku tidak menangis dan mengeluh, bahkan tidak memohon padanya untuk menemaniku. Aku memilih sebuah vila terbaik di Kota Bara, lalu menyiapkan surat pengalihan properti dan memintanya untuk menandatangani surat itu. Setelah menandatangani surat pengalihan properti, suamiku mencoba untuk menghiburku. "Tunggu aku pulang, aku akan membawamu pergi melihat kembang api." Aku menyimpan surat itu dengan tenang sambil mengiakan. Namun, aku tidak memberitahunya bahwa surat yang ditandatangani kali ini adalah surat perceraian kami.
Cerita Pendek · Romansa
15.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

Aludra Raveena Pratama—gadis manja yang tiba-tiba saja harus menggantikan saudara kembarnya—Alula, untuk menikah dengan pria pilihan kedua orang tua mereka, Arkananta Syahzad Mahendra. Jika Alula tidak mengancam bunuh diri, Aludra tentu tidak ingin menggantikannya untuk menikah dengan Arkananta. Selain tidak siap menikah, Aludra juga punya sifat yang berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Alula. Terdesak oleh keadaan, Aludra akhirnya mau bertukar identitas dengan saudara kembarnya. Aludra mengubah sifat dan perlahan mencintai Arka yang baik dan lemah lembut. Namun, ketika cinta itu tumbuh, Alula tiba-tiba saja datang dan meminta kembali posisinya sebagai istri Arka. Lantas, apa yang harus dilakukan Aludra? Setelah mengorbankan banyak hal, relakah dia melepaskan Arka? Atau, beranikah dia untuk jujur dan membongkar semuanya?
Rumah Tangga
9.729.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
Baca
Tambahkan
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
Baca
Tambahkan
Gapai Mimpi di Usia Senja

Gapai Mimpi di Usia Senja

Hari itu adalah perayaan ulang tahun Ryan ke-70 tahun. Aku baru pulang dari stasiun kereta api di tengah hujan lebat. Sesampainya di depan pintu rumah, aku menemukan pintu rumah terkunci. Ketika mendengar suaraku, tetangga seberang rumah berkata dengan ekspresi bingung, "Tante Elita, kenapa Tante pulang? Om Ryan hari ini menikah, dia dan istrinya sekarang masih menginap di hotel!" Aku tertegun. 'Menikah?' Aku cerai dengan Ryan sebulan lalu. Namun, Ryan memberitahuku bahwa sahamnya rugi banyak dan memiliki utang. Agar tidak memengaruhiku, dia menceraikanku tanpa pisah rumah. Dengan dalih menghindari penagih utang, putraku mengantarku ke rumah lama dan memintaku tinggal di sana selama satu bulan. Ternyata sekarang Ryan sudah menikah lagi?
Baca
Tambahkan
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

[Heyyy! Gadis kampung! Ini peringatan saya yang ke sekian! Kamu pake guna-guna apa, hah?! Cepetan hilangkan ilmu hitam yang kamu kirimkan pada Ashraf! Kamu tidak pantas menjadi menantu di keluarga Adireja!] Aku menghela napas panjang. Sehari setelah aku menerima lamaran Tuan Muda Ashraf, aku selalu mendapatkan terror dari nomor yang tidak dikenal. Pikiranku yang sedang kacau oleh hal itu, bertambah runyam oleh omelan yang keluar dari mulut cabenya Teh Selvi. “Kalau semua ayam yang kamu goreng gosong? Kamu pergi lagi ke pasar beli ayam lagi pake duit kamu sendiri, punya gak?” cibirnya. Dia tak pernah bosan menghinaku karena kastaku yang dianggapnya rendahan. Aku lupa ada sepasang netra yang menatapku sambil berlinang. “Ibu kenapa?” Aku menoleh ke arahnya setelah Teh Selvi berlalu. “Maafin Ibu sama ayah kamu, Ta! Kalau saja kami punya uang dan menyekolahkan kamu tinggi, mungkin kakak-kakak sepupumu tidak akan merendahkanmu seperti ini?” isaknya. Wa’ Imah hanya sesekali melirik kearahku dan Ibu. “Bu, sudahlah! Sinta tidak apa-apa! Tuhan tidak akan salah memilih orang yang akan Dia tinggikan, Allah tidak hanya melihat dari pendidikannya. Meskipun seluruh dunia merendahkan orang itu, jika Allah meninggikannya semua bisa apa? Ibu hanya perlu mendoakanku agar tetap menjadi orang yang penuh syukur dan berada di jalan-Nya. Ibu mau kan jika Allah memilihku dan meninggikan derajat kita suatu hari nanti?”
Romansa
9.7328.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
JILBABER JUGA MANUSIA

JILBABER JUGA MANUSIA

Rea MP
Menjalani hijrah bagi seorang gadis bernama Atika ternyata bermakna sangat luas. Tak sekadar masalah dari semula tak berjilbab lalu menjadi berjilbab. Semua bereaksi berbeda. Sahabat, orang tua, guru. Ada reaksi positif, ada juga reaksi negatif. Mampukah Atika untuk sanggup beradaptasi, istikamah dan berproses menjalani hidup dan jalannya yang baru? Terutama ketika godaan itu datang dari lawan jenisnya. Seseorang yang telah lama mengaguminya dan berhubungan langsung dengan keretakan persahabatannya dengan Sandra. Akankah Atika menyerah dan melepas kembali jalan hijrah yang telah diraihnya?
Young Adult
105.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Mantan Suamiku Tak Tahu Aku Kaya

Mantan Suamiku Tak Tahu Aku Kaya

Fitriyani
Mella janda muda, yang dituding mandul ingin membalaskan dendam pada mantan suami dan keluarganya. Bersikap cantik dan elegan, mampukah ia melewatinya dengan baik?
Romansa
2.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Istri Rahasia

Istri Rahasia

Namira, gadis berparas cantik itu memiliki kepribadian sederhana seperti namanya yang hanya satu suku kata. Masa kecil Namira kelam, setelah kematian ibundanya dia harus mengurus sang ayah sendirian yang terkena strook. Namira dipaksa menjadi dewasa sebelum waktunya. Entah apa dosanya di kehidupan yang lalu atau mungkin ada dosa kedua orang tuanya yang membuat Namira selalu dirundung derita hingga saat dia berpikir akan lepas dari kesengsaraan karena telah memiliki pekerjaan tetap di sebuah perusahaan besar—suatu tragedi mengerikan malah menimpanya. Tiga orang pemimpin di perusahaan tempat dia bekerja melecehkannya secara bergantian di sebuah apartemen milik salah satu di antara mereka. Dia harus keluar dari pekerjaan karena ancaman si pelaku dan menanggung trauma besar yang menghancurkan mental hingga dia berniat untuk bunuh diri. Tapi tanpa disangka-sangka, di detik terakhir nyawanya akan melayang—seorang pria bernama Reyshaka Khalis Byantara yang merupakan pemilik perusahaan tempatnya dulu bekerja datang menolong. Bukan tanpa alasan, pria tampan yang masih lajang di usia tiga puluh tahun itu ingin memastikan agar Namira tidak membuat laporan ke Kepolisian yang akan menghancurkan nama baik perusahaan karena si pelaku adalah para petinggi di bawah pimpinannya. Reyshaka dengan baik hati menawarkan sebuah kompensasi yaitu menikahi Namira untuk memberikan status dan memulihkan kondisi psikisnya sampai sembuh tapi setelah Namira sehat jiwa dan raganya, pria itu akan menceraikan Namira. Apakah Namira bersedia menerima tawaran dari Reyshaka di saat dia tahu kalau di masa lalu ada kejadian kelam serupa yang menimpa ibunda Resyshaka yang ternyata pelakunya adalah ayah Altezza Rizki Putra-ayahanda tercinta dari Namira.
Romansa
1069.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Takdir Memisahkan Kita

Takdir Memisahkan Kita

Laila Permata memiliki sebuah buku catatan yang dia beri nama [Memaafkan]. Enam bulan lalu, tepat di hari ulang tahun Laila, Bima Brahmana meninggalkannya demi pergi menemui Aya Safira, tanpa peduli sedikit pun terhadap perasaan Laila. Kemudian di satu halaman buku itu, Laila menulis [Memaafkan ke-93]. Tiga bulan lalu, hanya karena satu kalimat ringan dari Aya, yang katanya ia alergi bulu kucing, Bima langsung memberikan kucing yang telah menemani Laila selama bertahun-tahun kepada orang lain. Laila hanya bisa menulis lagi di salah satu halaman buku itu, [Memaafkan ke-94]. Sebulan lalu, Bima mabuk dan bangun di ranjang yang sama dengan Aya. Ia bersikeras mengatakan tak terjadi apa-apa. Alih-alih menunjukkan rasa bersalah, ia malah menuding Laila, menyebut Laila berpikiran kotor. Malam itu, Laila menulis dengan tangan gemetar, [Memaafkan ke-95].
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3637383940
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status