Om Duda!
"Bagaiman keadaannya sekarang?"
"Kadar trombosit dan HB-nya rendah, Papah juga mengalami batuk darah dan mimisan. Papah masih harus berada di ruang HCU, agar mendapat penanganan yang intensif," jelas Samudra yang baru saja datang, rambut dan pakaiannya terlihat kusut dan berantakan.
"Apa Tante boleh menemuinya?"
Samudra mengangguk pelan.
Dina menatap Disya yang beberapa langkah ada dibelakangnya. Mengulurkan tangannya untuk mengajak Disya masuk, namun Disya hanya diam tidak bergeming.