Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Setelah bertemu Si Tua Bijak dan menjalani latihan yang melelahkan, kini ia merasa semakin dekat dengan pertanyaan besar yang terus menghantuinya: apa sebenarnya kekuasaan itu? Gurutta Harun keluar membawa dua cangkir teh panas. Ia meletakkan salah satunya di depan Mukhayyam dan duduk di kursi kayu di sampingnya. Gurutta tahu muridnya sedang bergulat dengan sesuatu yang penting. “Pikiranmu terlihat berat malam ini, Mukhayyam,” kata Gurutta, membuka percakapan. Mukhayyam menghela napas panjang. “Gurutta, saya ingin bertanya... apa sebenarnya kekuasaan itu?”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as rajat gupta
Read
+Library
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Arum langsung masuk membawa sesuatu yang berada di tangannya, “Salam dulu, Rum” “Iya ustadz, assalamu’alaikum” “Walaikum salam” Melihat Roy yang tampak bingung, ustadz tersebut langsung menjelaskannya. “Arum adalah kerabat jauh saya, saya sendiri bernama Hanif, “
103.3K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as rajat gupta
Read
+Library
Titimangsa Parasu

Titimangsa Parasu

sergah Parasu. Seakan tak mau kalah berdebat, Lintang Abang melontarkan alasannya. "Bukan dengan kesaktian luar biasa, raga sempurna, atau wajah mempesona, manusia merasakan bahagia, Rasu. Tapi dengan apa yang sudah kita punya, asal kita mampu mensyukurinya, memanfaatkannya, semua bisa menjelma menjadi kebahagiaan yang nyata."
103.5K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as rajat gupta
Read
+Library
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Pikiran negatif terus saja berdatangan membuat Ashyana menggigit kukunya cemas. "Excuse me, do you want a drink?" Di tengah kekalutannya ada seorang pria berapron yang menawarinya wine. Meski awalnya ragu, Ashyana akhirnya menerima minuman itu untuk mengusir ketakutan di hatinya. "Thank you." ucap Ashyana dengan sedikit gugup.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as rajat gupta
Read
+Library
Mr. Radhika

Mr. Radhika

“Untungnya enggak, malah saya dipuji karena kafe jadi ramai setelah saya kerja di sana?” “Memangnya kenapa?” “Karena saya ganteng.” Tasya memutar kedua bola matanya. Tingkat kenarsisan Radhika semakin hari sepertinya semakin meningkat saja. “Saya serius. Itu kata pemilik kafe.”
108.8K viewsOngoingAdded to Library 300 Times as rajat gupta
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status