Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Sang Guru

Hasrat Sang Guru

Ia ingin memberi kejutan pada Grisse. “Lihat saja nanti!” Jawab Vidwan hemat. Grisse kembali menatap lurus ke depan. Melihat jalanan yang tidak terlalu ramai karena belum masuk jam istirahat siang. “Apakah orang-orang di departemen tidak menanyaimu? Kamu sering menghilang ketika jam kerja.” Grisse mencoba memecah kesunyian di antara mereka. Vidwan menggeleng sambil tertawa. Ia sadar sangat sering membolos, tapi ia tidak peduli lagi. Terlebih, Aditi yang ditemuinya waktu itu ternyata juga telah bergabung di departemen yang sama dengan Vidwan. Kajian Aditi juga sama dengan laki-laki itu, bahasa Sansekerta dan Kavya atau puisi kuno India.
10193.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai rajat gupta
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

goda Handa. Ya, saat ini rambut Satria benar-benar habis. Bukan karena sakit, tetapi karena faktor usia akhirnya Satria harus merelakan rambutnya. Meskipun berkepala plontos, Satria tetaplah tampan dan kaya tentunya. Handa hanya bisa bersyukur kala memiliki suami berkepala plontos yang memiliki kekayaan mendekati Jeff Bezos dan sikap bijak mendekati Maman Suherman.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai rajat gupta
Baca
+Pustaka
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Setelah bertemu Si Tua Bijak dan menjalani latihan yang melelahkan, kini ia merasa semakin dekat dengan pertanyaan besar yang terus menghantuinya: apa sebenarnya kekuasaan itu? Gurutta Harun keluar membawa dua cangkir teh panas. Ia meletakkan salah satunya di depan Mukhayyam dan duduk di kursi kayu di sampingnya. Gurutta tahu muridnya sedang bergulat dengan sesuatu yang penting. “Pikiranmu terlihat berat malam ini, Mukhayyam,” kata Gurutta, membuka percakapan. Mukhayyam menghela napas panjang. “Gurutta, saya ingin bertanya... apa sebenarnya kekuasaan itu?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai rajat gupta
Baca
+Pustaka
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

Yang ada dipostingan Instagramnya, trus tulisannya Mine itu? ‘’Maybe’’ ‘’yahh, kirain gue ga pacaran.’’ ‘’kit heart gue kalo itu emang bener.’’ ‘’potek dah ni ati, ayang Celo dah ada pawangnya.’’ ‘’cogan Rajawali berkurang.’’ ‘’Cantik ga? Kalo ga mah sabilah Celo gue rebut.’’ ‘’Yakin lo mau jadi PHO, yakali Celo milih cewek ga cakep, standar dia tinggi kali boss.’’
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai rajat gupta
Baca
+Pustaka
Titimangsa Parasu

Titimangsa Parasu

sergah Parasu. Seakan tak mau kalah berdebat, Lintang Abang melontarkan alasannya. "Bukan dengan kesaktian luar biasa, raga sempurna, atau wajah mempesona, manusia merasakan bahagia, Rasu. Tapi dengan apa yang sudah kita punya, asal kita mampu mensyukurinya, memanfaatkannya, semua bisa menjelma menjadi kebahagiaan yang nyata."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai rajat gupta
Baca
+Pustaka
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Pikiran negatif terus saja berdatangan membuat Ashyana menggigit kukunya cemas. "Excuse me, do you want a drink?" Di tengah kekalutannya ada seorang pria berapron yang menawarinya wine. Meski awalnya ragu, Ashyana akhirnya menerima minuman itu untuk mengusir ketakutan di hatinya. "Thank you." ucap Ashyana dengan sedikit gugup.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai rajat gupta
Baca
+Pustaka
Mr. Radhika

Mr. Radhika

“Untungnya enggak, malah saya dipuji karena kafe jadi ramai setelah saya kerja di sana?” “Memangnya kenapa?” “Karena saya ganteng.” Tasya memutar kedua bola matanya. Tingkat kenarsisan Radhika semakin hari sepertinya semakin meningkat saja. “Saya serius. Itu kata pemilik kafe.”
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai rajat gupta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status