Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Sedangkan Alina sudah pergi kembali ke sofa sambil menonton drama Korea. ”Rumahnya bagus, tapi pengharum rumahnya kok bau bunga kuntilanak,” gumam Rumini. 2 jam Rumini melepas penat, yang ia lakukan lebih dulu adalah membersihkan rumah. Ia membawa sapu dan pengki ke lantai atas. Mula-mula yang dilakukan Rumini membuka tirai ke arah balkon dan juga membuka pintu agar sinar matahari masuk ke rumah. Udara yang ia rasakan sangat segar, karena di depan rumah Alina terdapat pohon kersen yang cukup besar.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Ch-27 Rindu tak bertuan _______________________________ Darren menatap sebuah rumah kayu bergaya rustic agak lama sebelum kembali ke kediamannya. Halaman rumah tersebut begitu minim pencahayaan. Menambah beberapa lampu string di sana dan sofa akan membuat suasana rumah tersebut lebih hangat dan nyaman. Sebuah hammock bisa dipasang di antara pepohonan.
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Ketika Rumah Tanggaku Masih Di Setir Oleh Mertua

Ketika Rumah Tanggaku Masih Di Setir Oleh Mertua

gumam Rani sembari melihat nomor rumah mewah yang ada di depannya. "Berarti benar, ini rumahnya," lanjutnya kemudian. Rani beranjak dari motornya, lantas berjalan santai ke depan gerbang rumah mewah itu lalu menyalakan bel. "Permisi!" seru Rani.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Di balik Kematian Adikku

Di balik Kematian Adikku

Beni masih mengikuti, "hmm itu kalau tidak salah mobilnya Pak Karto!" Sepuluh menit kemudian, mobil memasuki gerbang sebuah rumah besar bertingkat. Beni tidak bisa masuk hanya melewati dengan kecepatan pelan. Dari balik kaca helm, Beni melihat sepintas halaman rumah mewah itu. "Rumah siapa itu?" Tak jauh dari rumah itu ada sebuah warung kucingan dengan tenda yang masih buka, Beni merapat. Dia duduk dan memesan minuman hangat tapi, matanya tak lepas mengawasi rumah tadi.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
JANIN YANG KAU SURUH GUGURKAN

JANIN YANG KAU SURUH GUGURKAN

ucap ibu ibu. "Kenalin saya bu Idar, rumahnya ini tepat disamping kiri rumah kalian, kalo yang samping kanannya itu rumah bu Eni, orangnya yang ini. Kali yang ini namanya bu Ratna, rumahnya yang cat ijo itu tuh yang didepan sana" ucapnya sambil menunjuk satu rumah yang bercat hijau. Tiara hanya mengangguk sembari tersenyum. "Kalo neng namanya siapa? Suaminya juga namanya siapa?"
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

Di depan rumah ada halaman luas dengan pepohonan yang rindang. “Mi, kita tinggal di sini?” tanya Langit yang sudah menatap rumah ini juga. “Aku suka, Mi. nanti aku bisa main lari-larian di sana,” ucapnya sambil menunjuk halaman di depannya. “Iya, ayo sekarang kita turun dulu.” Mbok Tum mengalihkan atensi Langit. “Masuk dulu nanti kamu juga sangat suka.”
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

Bab 1 "Mas, kok rumah berantakan gini, sih?" keluhku pada Mas Dito yang sedang memainkan gawainya di teras rumah. Baru turun dari mobil, aku sudah menginjak mainan Kania–putri pertamaku bersama Mas Dito. Mainan Kania berserakan di mana-mana, begitu juga dengan daun pohon mangga dan pohon rambutan yang ada di depan rumah. Memang tadi pagi aku pergi kerja setelah Subuh, karena harus menjemput klien yang baru datang dari luar kota. Akan tetapi ada Bik Minah yang akan datang pagi dan pulang waktu sore yang akan mengurus rumah.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Tanyaku melihat mama yang lalu menghempaskan bobot di kursi depanku. Teras rumah Ruly ini unik. Terlalu sempit ya kalau aku bilang teras. Mungkin ini yang disebut serambi. Tiga bangku kayu besar model kuno berpelitur coklat tua mengkilap ditata berjajar menghadap meja-meja kayu pendek. Di seberangnya bukan bangku tetapi sofa. Aneh, kan? Dua akuarium berukuran besar terpajang masing-masing di belakang bangku dan sofa, isinya ikan Arwana dan satunya berisi ikan cana. Belum lagi halaman luas yang mengelilingi. Masih ada 4 kolam ikan berukuran besar juga. Pepohonannya rindang dan tertata apik, membuat semilir angin terasa sejuk dirasakan. Terkadang juga bikin ngantuk.
9.35.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Udara pagi yang lembap menebarkan aroma tanah dan bunga kenanga dari taman belakang. Dari jendela kamar, Cempaka dapat melihat mobil keluarga Rembrandt telah disiapkan di halaman depan. Jarak wilayah keluarga Rembartd dengan ibu kota keresidenan memang cukup jauh. Pantas jika mobil yang disiapkan untuk datang ke pesta malam nanti.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

“Aku nggak kepikiran sejauh itu, tapi kalau menurutmu itu yang paling pas, it’s okay.” Butuh hampir seharian penuh untuk membereskan semuanya. Saat matahari mulai condong ke barat, apartemen itu akhirnya mulai terasa seperti rumah. Kardus-kardus sudah jauh berkurang, rak buku terisi, dan kasur terpasang rapi. Malam itu, mereka memilih memesan makanan, terlalu lelah untuk sekadar memikirkan masak. “Besok aku mulai kerja lagi,” kata Arsen sambil menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulutnya.
10745 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai cat rumah depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status