Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Pikiran Santi berkelana. “Wawan dan Adi jauh berbeda, Wawan perhatian, royal, tanpan dan yang paling penting dia itu kaya, sedangkan Adi, pencicilan, aku Cuma mau beli baju baru aja ditanyain terus, pelit, miskin lagi. Masih untung kalau tampan, ini mah kucel, hitam. Gak sebanding sama aku yang cantik dan masih terlihat awet muda.” Mengetahui targetnya mulai bimbang, Kakek Tua itu tersenyum menyeringai.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as mahatma gandhi
Read
+Library
Mr. Radhika

Mr. Radhika

Radhika mengintruksikan Yoga untuk terus memantau pergerakan wanita sialan itu. Radhika menyimpan tablet-nya di meja, kemudian membaringkan badannya di sofa. Perasaan itu muncul lagi. Wanita sialan itu benar-benar menghancurkan hidupnya. Radhika mencoba rileks, dia mengatur napasnya. Dia memejamkan matanya dan berusaha mengingat hal-hal yang membuatnya bahagia. Hanya ingatan tentang ibunya yang membuatnya bahagia, walau ia hanya ingat sedikit karena dia harus kehilangannya di saat balita, tapi itu cukup membuatnya sedikit tenang. Ia sangat merindukannya.
108.7K viewsOngoingAdded to Library 346 Times as mahatma gandhi
Read
+Library
Gantari

Gantari

"Gantari, baik-baik saja, Budhe." Wanita itu mencium keningku dengan lembut. Sejak aku kecil wanita itu memang seringkali datang ke rumah sekadar memberiku uang jajan atau terkadang makanan ringan. Dia bilang untuk meringankan beban nenek yang harus menghidupiku dan paman seorang diri. Aku dan paman memang terpaut hanya sepuluh tahun. Sungguh beruntung Sekar memiliki mertua yang hatinya bagai malaikat ini. Tatapanku kini beralih pada pria gagah berkemeja batik itu. ”Ka-kamu?"
1.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as mahatma gandhi
Read
+Library
Handa

Handa

goda Handa. Ya, saat ini rambut Satria benar-benar habis. Bukan karena sakit, tetapi karena faktor usia akhirnya Satria harus merelakan rambutnya. Meskipun berkepala plontos, Satria tetaplah tampan dan kaya tentunya. Handa hanya bisa bersyukur kala memiliki suami berkepala plontos yang memiliki kekayaan mendekati Jeff Bezos dan sikap bijak mendekati Maman Suherman.
1034.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as mahatma gandhi
Read
+Library
GAYATRI

GAYATRI

ucap Sarah dengan mata berbinar. Sarah adalah sahabatku satu-satunya di kota ini. Ia sangat cantik, putih, dan wajahnya mirip orang keturunan Pakistan, tentunya pekerjaannya satu profesi denganku. Gayatri, itulah nama yang diberikan orang tuaku. Berharap anak perempuan satu-satunya yang mereka miliki kelak menjadi orang yang cerdas. Bisa membedakan hal yang buruk dan baik. Namun, harapan yang manis kini telah menjelma menjadi kenyataan yang pahit.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as mahatma gandhi
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

kata Mahzar, menangkupkan dua tangan di depan dada. Tuan Guru Tan terkekeh pelan. “Justru kami merasa terhormat dikunjungi oleh sepasang Pendekar Cakar Macan yang tersohor. Tak disangka kalian masih sangat muda.” “Kemampuan kami tidak ada seujung kuku dari nama besar Tuan Guru,” timpal Mahzar, merendah. Tuan Guru Tan mengusap jenggot, terlihat puas dengan sikap rendah hati yang ditunjukkan Mahzar.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as mahatma gandhi
Read
+Library
NAJENDRA

NAJENDRA

Panglima Jenderal Perang, Senapati Arjuna terkenal dengan kekuatannya yang bagai hewan buas. Beringas, kuat, dan gahar. Dengan tubuh besar serta kharisma darinya telah membuat semua prajurit seakan sedang jatuh cinta. Mereka menghormatinya sebagai atasan sekaligus rekan. Dia punya reputasi bagus sehingga dia berada di posisi tertinggi dan terhormat dengan menjaga keluarga kerajaan selama 20 tahun lamanya.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as mahatma gandhi
Read
+Library
Titimangsa Parasu

Titimangsa Parasu

Seorang raja ambisius yang membantai mertua Raden Wijaya, Kartanegara sang penguasa Singasari. Arya Wiraraja juga berandil membujuk Jayakatwang untuk memberi izin Raden Wijaya membuka hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggal. Di hutan terpencil dan jauh dari pangawasan Jayakatwang itu, diam-diam Raden Wijaya melatih pasukannya dan mendirikan Majapahit. Bersama pasukan Arya Wiraraja dan para sahabatnya, seperti Ranggalawe, Kebo Anabrang, Lembu Sora, Jurumedung, Gajah Biru, dan juga bala tentara Mongol, Raden Wijaya balik memukul dan menghancurkan Jayakatwang.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as mahatma gandhi
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status