Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

Menanggapi pertanyaan Brina, Viona menjawab pendek, "Iya." Keduanya kembali diam, membuat suara gemericik hujan jadi terdengar semakin jelas. "Mau?" Viona tiba-tiba menyodorkan snack kentang goreng yang baru ia buka bungkusnya pada Brina. Ragu-ragu, Brina mengambil satu, memasukannya ke dalam mulut. Blarr blarr blarr
1.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as rambut cinderella
Read
+Library
Menjadi Cinderella Karena Mertua

Menjadi Cinderella Karena Mertua

Ia sudah menganggap Ghifari seperti adiknya sendiri. Dulu waktu masih kecil Cindy ini termasuk anak yang kesepian. Kakaknya, Bram, termasuk orang yang introvet, selain itu jarak usia mereka juga cukup jauh jadi Bram tidak terlalu bisa bermain dengan adiknya, apalagi adiknya perempuan. Bram tidak suka main masak-masakan dan main boneka, yang ia suka yaitu main robot, pedang, super hero dan bermain bola. Main layang-layang dan main di luar yang setiap hari panas-panasan. Makanya setiap Bu Nela menyuruh Bram untuk mengajak main Cindy ia selalu menolak, kalaupun iya, Bram lebih memilih tidur dan membiarkan adik perempuannya itu main sendirian. Kadang juga Bram sering menitipkan Cindy ke anak tet
1.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as rambut cinderella
Read
+Library
Cinderella and Her Boots

Cinderella and Her Boots

Tak lama berselang, ia kembali menghampiriku yang sudah mengubah posisi menjadi duduk kemudian menyodorkan dua butir pil dan segelas air. "Maaf, tapi... aku bukan kekasihnya." Aku mengamati perubahan ekspresi Elena Stanford, itu nama yang tertulis di nametag yang wanita berkacamata bulat kenakan. Mrs Elena tampak sedikit terkejut, kurasa. Tapi tak berselang lama, ekspresi terkejut di wajahnya berubah menjadi senyuman penuh arti. "Jadi bukan ya," ia masih tersenyum, bulu kudukku berdiri, merinding hanya karena melihat senyuman aneh di wajahnya. "mungkin sebentar lagi."
2.5K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as rambut cinderella
Read
+Library
Rahasia Hati Mafia Dingin

Rahasia Hati Mafia Dingin

“Cinta bukan soal hitungan, Nio. Tapi kalau kau ingin tahu, kau sudah membalas semuanya... dengan caramu.” Nio tersenyum kecil, tapi masih ada ketegangan di matanya. “Dulu aku hanya seorang kuli. Seseorang yang kehilangan ingatannya, hidup dari hari ke hari tanpa tahu siapa dirinya. Lalu tiba-tiba kau datang dan membuatku merasa seperti Cinderella versi pria.” Ruby terkekeh, memukul lengannya pelan. “Cinderella?” ulangnya sambil tertawa.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as rambut cinderella
Show Reviews (17)
Read
+Library
SAMBI🏝GEMBUK
lalu yg pantas untuk ruby pria seperti apa Nio... jangan begitu lah. semua orang punya masa lalu semua orang punya kisah kelam bolehh dulu jadi bajin94n. tapi yg penting sekarang dan ke depannya bisa merubah diri memantaskan diri menjadi lebih baik nio
bian cilla
ceritanya menarik recommended buat di baca kisahnya penuh misteri dan bikin penasaran endingnya apakah perjalanan sang mafia bisa bersatu dengan sang wanita yang datang di hidupnya menerima apa adanya????
Read All Reviews
Upik Abu jadi Nyonya

Upik Abu jadi Nyonya

Cindelaras Putri Arjuna. Bersambung.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as rambut cinderella
Read
+Library
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Saat ku dapati pemandangan yang seketika membuat hatiku berubah resah. Aku melihat sepasang sejoli yang sedang berjalan berdua. Bahkan tangannya saling mengenggam erat. Terlihat serasi seperti Romeo dan Juliet. Ketampanan dan kecantikan mereka sejajar sempurna. Sepasang sejoli itu adalah Rama dan Riska.... Ku hela nafasku berat...rasanya kini waktuku telah tiba...untuk melepaskan peranku menjadi cinderella...
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 446 Times as rambut cinderella
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status