Turun Ranjang
tanya ibu penjual sayur yang aku tahu beliau sejak tadi hanya diam tidak ikut menggunjing.
“Cumi ada Bu?” tanyaku.
“Ada, sebentar saya carikan ya Bu,” ucapnya sambil membolak balik barang dagangannya.
“Bu, kenalkan saya Bu Weni rumahnya yang di pojok sana,” ucap wanita berdaster tadi sambil mencolek tanganku.
“Oh iya Bu, saya Delina,” jawabku menyalami mereka satu per satu. Dan aku tahu sekarang nama-nama mereka. Bu Weni, Bu Sri, Bu Ita, Bu Lis dan Bu Sur yang jual sayur.
Hot Chapters