Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran
Dan di dalam sosok itu sudah menunggu.
Ibu Suri Helena berdiri di balik jeruji, namun sikapnya sama sekali tidak mencerminkan seseorang yang terkurung. Tatapannya tajam, penuh amarah yang tidak lagi ia sembunyikan. Wajahnya menegang, dan begitu melihat mereka masuk, ekspresinya berubah semakin gelap.
“Ratu hamil.”
Kalimat itu meluncur begitu saja, tanpa sapaan, tanpa basa-basi. Suaranya dingin, namun di baliknya tersimpan kemarahan yang nyaris meluap.