Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi
Ezaz mengangguk, lalu menjawab, "Ya, bajingan itu datang membawa orang. Kalau bukan karena Alfan, Keluarga Dewanto pasti sudah jadi bahan tertawaan."
Saat menyebut nama Alfan, mata indah Elena tanpa sadar berkilat sedikit. "Ayah, sebenarnya Alfan itu orang seperti apa? Kerjanya apa?"
Saat menyebut Alfan, mata Ezaz menjadi berbinar-binar. "Alfan benar-benar bukan orang biasa. Kalau bukan karena dia, keluarga kita benar-benar akan dipermalukan. Dia dokter di Rumah Sakit Prima, juga murid Effendi dari Vila Macan."