Dibuang Setelah Numpang Tenar
"Aku benar-benar menyesal sudah bersikap buruk ke kamu. Sekarang aku sadar, kalau aku nggak bisa apa-apa tanpamu, Re."
Hatiku seolah menyeringai sinis mendengar pernyataannya. Jadi sekarang setelah kariermu terpuruk, kamu baru kembali ke aku supaya bisa pansos lagi?
Aku menghela napas panjang. Rasanya seperti bicara pada tembok. "Apa yang kamu mau, Mas?" tanyaku, akhirnya menembus kebingungan yang melayang di udara.
Dia terdiam sejenak, sebelum menunduk lagi. "Aku cuma mau kita baikan, Re. Demi Naomi, demi keluarga kita... aku cuma mau kesempatan buat perbaiki semuanya."
Bab Populer