Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melawan Takdir Langit 2

Melawan Takdir Langit 2

Ya udah sih, biarin aja, daripada di hapus, ribet. Satu hal lagi, karena aku sekarang bikin buku baru, yang mungkin di antara kalian ada yang udah tahu, judulnya adalah "R.E.D Red Everlasting Dragon." Terlalu ribet yah? Yah, sih, ribet juga nulisnya, apalagi harus nyari di pencarian. Tapi kan ada akun penulis yang ada di bawa buku ini, tinggal pencet aja, nanti bakalan langsung ketemu, jadi gak ada alasan untuk tidak membaca, apalagi sekedar melihat.
9.642.8K viewsOngoingAdded to Library 941 Times as redice studio manhwa
Show Reviews (30)
Read
+Library
Sape Piye
bang..kapan update ny??jgn kecewakan peminat novel mu bang...mgkin dugaan yg kamu hadapi berat tapi bykkan bersabar bang..insyaAllah nati byk kebaikan yg kamu dapat bang..teruskan update bang walau 1 bab 1 hari bang..tetap semangat bang...ak tetap tggu update ny bang..gemku semua tuk novel mu bang!!
Djisamsoe
Untuk pembaca setia dan merasa cerita ini harus terus berjalan, tolong bantuan share dan votenya, agar author tetap semangat untuk bekerja. Karena beberapa musibah yang terjadi baru-baru ini, author tampak sedikit kurang bersemangat..... 🥲🥲
Read All Reviews
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Suatu pagi di Paradise Hill, Langit masih berwarna keabu-abuan saat teriakan Vera Huang menggema di kediaman megah Keluarga Huang. “RENDY...!!!” Suaranya yang melengking mengiris kesunyian pagi, menembus setiap sudut rumah hingga ke kamar sempit di ujung koridor. Kamar itu tak lebih dari sebuah gudang yang dipenuhi tumpukan kardus dan barang-barang tak terpakai. Di tengah kekacauan ruang itu, Rendy Wang, sang Naga Perang, meringkuk santai di atas kasur tipis. Matanya tetap terpejam, napasnya tenang, seolah teriakan Vera hanyalah angin lalu.
1029.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as redice studio manhwa
Read
+Library
RED CROWN

RED CROWN

Ia tersenyum, mencoba menggapai kilas tersebut, tetapi semakin Cantaka kejar, semakin jauh kilas itu pergi. “Kumohon ... jangan pergi.” Tiba-tiba kilas itu mulai memudar tatkala muncul seorang pemuda berpakaian kerajaan panjang layaknya gaun wanita, berwarna merah maroon dan tampak tengah bersenandung di bawah rindangnya pohon yang entah dari mana munculnya. “S-Siapa kamu?” tanya Cantaka, gugup.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as redice studio manhwa
Read
+Library
Red Dazzling

Red Dazzling

Merah mengulurkan ponselnya dan membiarkan Dazzle mengetikkan nomor di sana. “Dazzling?” tanya Merah saat melihat nama yang Dazzle simpan. “Karena aku berpendar,” jawab Dazzle sambil menyesap kopinya. “Sial,” desis Merah. Lalu dia menekan tombol panggil dan ponsel Dazzle berdering. Dazzle lalu menyimpan nomor itu, dengan nama Red. “Red?” tanya Merah heran. “Namamu Merah kan?” Dazzle menoleh. Membuat Merah mendesah. Memang tak salah.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as redice studio manhwa
Read
+Library
R.E.D Red Everlasting Dragon

R.E.D Red Everlasting Dragon

"Ketika dia mulai bergerak, dia akan mengalirkan darah dan mencipta sungai darah merah sepanjang jalan." "Banyak pertemuan dan misi-misi diluar negeri yang telah dilalui. Misi rahasia dan mustahil mungkin hanyalah makanan sehari-hari. Tapi luar biasanya, dia tidak pernah gagal dan tak terkalahkan." "Bagaikan binatang buas, ketika dia sudah mengeluarkan amarahnya, tak ada seorangpun yang bisa menghentikan atau menghalanginya." "Datang dari timur ke barat, semua orang mengenalnya sebagai R.E.D. Red Everlasting Dragon. Seorang pemuda berusia 27 tahun yang dapat membuat suatu negara ketakutan, itulah dia."
105.1K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as redice studio manhwa
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

ujar Katha sambil mengeluarkan sebuah kotak yang isinya dua belas butir macaron. “Jangan mentang-mentang gue lagi gini, lo mau rampas jatah gue, ya,” sahut Shae. Lalu keduanya tertawa. Katha sendiri lega. Lega sekali malah. Mungkin Shae membaik seperti ini karena dia terbangun, dan melihat Rendra yang sudah sadar di sebelahnya. Sebab, korek yang membakar emosi Shae hingga nekat melakukan aksi yang sungguh bukan dia sekali itu, sudah kembali dari perjuangannya melawan maut.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as redice studio manhwa
Read
+Library
Red Clock

Red Clock

Meihat pria tampan mengayunkan tangannya di udara tipis dan menjathkan orang itu hingga babak belur, orang-orang tadi tidak berani mentap pria tampan itu. “Singkirkan mereka semua, jangan sampai aku melihat mereka lagi.” Iris mata merahnya menyala, sebuah emosi kejam haus akan darah menakuti orang-orang disekitarnya, dan teriakan-teriakan momohon ampunan mengoyak telinga siapapun yang mendengarnya. Tetapi pria tampan itu hanya tersenyum kotor menikmati itu semua. Tangannya menyelinap menyentuh cicin yang ada di jari manisnya. Perlahan senyuman kejam tergantikan dengan kelembutan, mata merah itu memudar dan menampilkan mata indah seperti lautan.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as redice studio manhwa
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status