Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu. "Haruan cacapan limau kuit," ujarku pada pelayanan rumah makan. Ikan haruan atau ikan gabus memang sangat sempurna saat dipadukan dengan cacapan limau kuit. Cacapan limau kuit sejenis sambal berbentuk cair, terbuat dari irisan bawang merah mentah, diberi irisan limau kuit serta cabe rawit. Tak lupa garam dan air secukupnya. Rasanya sangat segar. Menggugah selera.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as rico tambunan
Read
+Library
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Alana tersenyum miring Tak sabar ingin segera menumbalkan Ayana, segera dia mengucapkan sebuah mantra untuk Ayana yang akan dipersembahkan sebagai tumbal untuk batu ghaib di sana. Alana lalu mengeluarkan sebuah batu dari saku celananya dan ia letakkan batu itu di atas perut Ayana. Seketika Ayana memekik kesakitan di sana. "Tolong, ampun Mbak. Perutku sangat sakit, batu ini sangat panas, tolong singkirkan Mbak." Suara rintihan Ayana tidak lagi didengar oleh Ayana, rasa dendam dan amarahnya telah membuat akal pikiran dan hatinya tertutup oleh setan.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as rico tambunan
Read
+Library
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

tanya Sifa. BERSAMABUNG
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as rico tambunan
Show Reviews (6)
Read
+Library
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Read All Reviews
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

ujarnya. Aku mengangguk dan memesan beberapa makanan untuk kubawa pulang, untuk dua anak-anak juga papanya, Tuan Crab yang sudah dengan teganya ninggalin aku di gunung sampah. *** Dengan hati yang riang, tersenyum penuh cinta, eh ... kok cinta? Nggak boleh jatuh cinta, aku udah emak-emak. Kasihan akun ‘semua semu’ ini kalau sampai jadi pebinor, soalnya yang lagi heboh sekarang ini tema pelakor. Eh iya, pelakor, kayak si Tissan Cenayan yang lagi heboh-hebohnya itu. Bu RT sampai manggil aku ke rumahnya, cuma buat ngajakin ngomongin Si Tissan yang masih imut udah jadi pelakor. Bu RT sampai mau beli gembok, buat gembokin lakinya biar nggak kepincut pelakor. Eh, kok malah ngomongin Bu Rt vs pelak
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as rico tambunan
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Vian sudah berhenti duluan, menungguku. Taman kompleks sore ini lebih ramai dari biasanya, maklum, akhir pekan. Taman di kompleks kami bukan taman bunga, melainkan taman bermain. Sejauh mata memandang, hanya ada mainan anak-anak seperti jungkat-jungkit, ayunan, hingga mangkuk putar. Tidak hanya menyediakan aneka permainan anak, ada juga wahana untuk berolahraga seperti pull up, dan sit up.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as rico tambunan
Read
+Library
Tante Sebelah Rumah

Tante Sebelah Rumah

"Mau beli kondom dong." Sepertinya ada pelanggan yang datang. Walaupun Tante Mila pemilik toko barang antik di sebelah, dia sering mengobrol dengan ibuku jadi dia cukup tahu urusan di sini. Aku tidak bisa melihat situasi di luar. Aku hanya mendengar Tante Mila mencari sesuatu lalu menyebutkan harganya. Saat ini kepalaku terasa pening, hidungku dipenuhi aroma wangi yang manis.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as rico tambunan
Read
+Library
Benalu Rumah Tangga

Benalu Rumah Tangga

tanya Tama Welas paham. Dia tidak menolak dan malah berbalik mendekati Tama. Sembari membuka baj putih yang dikenakan oleh Welas, kini Tama denga liarnya menjalar dan mengisap puncak dari gunung kembar Welas yang menantangnya. Dengan merasakan sentuhan Tama, kini Welas mengeliat karena merasa nikmat. Dia merasa bagian bawahnya mulai licin dan mengeluarkan cairan pertanda dia sudah terangsang dengan sentuhannya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as rico tambunan
Read
+Library
SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

Tiba-tiba saja, ia dikagetkan dengan sebuah tombak yang meluncur deras hampir saja mengenai kepalanya jika saja ia tak langsung menghindar. Tombak itu meluncur dari arah samping rumah masuk melalui jendela kamar yang masih terbuka dan menancap tepat di bagian kusen pintu kamar tersebut. Ramandika bangkit dan langsung mencabut tombak tersebut, di bagian gagangnya terdapat sebuah tulisan berbahasa Setra. [Kami tunggu kedatanganmu di Sabana Hunta!] Demikianlah tulisan yang tertera di tombak itu.
1032.4K viewsCompletedAdded to Library 940 Times as rico tambunan
Read
+Library
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

“Mengenai kalung ibu kalian.” Ratu Samirana akhirnya memecahkan kesunyian diantara kami. “Apakah itu seperti ini?” Ia mengulurkan kedua tangannya sehingga kami bisa melihat gelang yang melingkar di pergelangannya. Kami semua menjulurkan kepala guna melihat lebih dekat dan dengan segera mengenali batu berwarna merah yang bersinar indah itu. Batu Ruby dari tambang Grahreb.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as rico tambunan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status