Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

Kini Rahmat dapat melihat sosoknya. "Kamu Si....Siapa.....?" Dengan bibir yang gemetaran dan ketakutan. "Aku Nyi Mas Srinti." "Han......Hantu......" "Kau telah berjanji bukan, akan memberikan jiwa dan ragamu untukku, jika Sekar Wangi telah melayanimu malam ini." "Ti.....tidak......" Nyi Mas Srinti pun mencekik leher Rahmat, Satu kali cekikan, dua kali cekikan dan Rahmat pun tewas seketika.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Dia memberikan aku air mineral. “Nggak mau jodoh sama om-om.” teriakku dengan wajah mencebik. Mas Wira menatapku dingin. Aku menghela napas. ‘Aduh salah ngomong deh kayaknya’, rutukku dalam hati. “Emang aku setua itu kah?”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

] [ Kamu benaran sudah bantu aku ngomong ke Devan belum? [ Scarlett, kalau kamu nggak bantu, besok aku bakal mati di depan kamu. ] Membaca pesan terakhir, Scarlett mengerutkan kening. Dia berpikir sejenak, lalu mengetik balasan. [ Kalau kamu memang mau mati, lebih baik mati di depan Devan. Biar Keluarga Permana bisa dapat kompensasi dari dia. Kalau mati di depanku, kamu nggak akan dapat sepeser pun. ]
9.31.7M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57.7K kali sebagai rin mati
Tampilkan Ulasan (224)
Baca
+Pustaka
yanti
babnya dikit2 JD kurang nyaman dibaca,baru sebentar udah habis udah gt ada yg ga sinkron,bab sebelumnya kata no.nya Devan diblokir bab berikutnya Devan msh BS nelpon,lagian katanya cintanya SDH habis kok yg msh nyimpen no tlpnnya KL ditlpn semangat 45 ngangkat,msh mau ngurusin hal2 sepele mantannya.
Wulan Damayanti
Hi.. sebenarnya cerita nya bagus.. Hanya saja terlalu panjang,, seharusnya di buat lebih jelas mau berapa bab cerita ini.. Sampai 447 pun masih belum selesai.. Klo dibuku mungkin udh setebal apa itu buku nya.. Harusnya kamu tetap buat cerita seperti layak nya novel di buku.. Jangan terlalu berbelit.
Baca Semua Ulasan
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Bahkan dirinya lupa, semua sandi memang memakai tanggal lahir Sarah. Angka itu terukir dalam hidupnya bertahun-tahun… tapi kini dia sudah tak lagi ingat alasannya. Tatapannya tiba-tiba menajam. “Jadi hari itu… saat kamu keguguran… kamu juga masuk sendiri, ‘kan?” Sarah mengangguk, bingung, tanpa menyadari perubahan di wajah Rangga. “Aku datang untuk memberi selamat pada Vanya, kamu lupa, ya?”
28.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 811 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
Jangan, Mas. Nanti Ketahuan!

Jangan, Mas. Nanti Ketahuan!

tegas Nadia tanpa sensor. Setelah menumpahkan seluruh kalimat mematikan itu tepat di depan wajah Rumi, Nadia segera mengusap air matanya dengan kasar. Tanpa sudi menatap sisa kehancuran suaminya lagi, ia membalikkan badan dan melangkah lebar meninggalkan Rumi yang berdiri terpaku laksana patung bernyawa di tengah ruangan kerja yang sunyi itu. Jiwa Rumi baru saja mati malam ini.
10122.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai rin mati
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Kak, aku belum selesai yang satunya yang katanya mau di remake. Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Dara Tresna Anjasmara
Terimakasih buat yang kasih koreksi even baca cuma sampe bab nggak ke kunci. Makasih juga yang rela beli koin buat baca sampe sejauh mata memandang. Makasih juga buat yang baca pake iklan. Pokoknya terimakasih banyak sama kalian yang udah baca novel ini. Mohon maaf atas segala kekurangannya.
Baca Semua Ulasan
Aku Mati di Pernikahanku

Aku Mati di Pernikahanku

Kalau tempat ini harus hancur, biar gue yang menghancurkannya dengan cara gue sendiri! Tepat pada detik itu, lapisan kulit di lengan kiri Braelyn meletus kecil, memancarkan sebaris angka digital berwarna merah menyala yang terukir langsung di atas urat nadinya, berdetak mundur dengan kecepatan yang mengerikan menuju angka nol mutlak. Udara di sekeliling mereka meledak dalam suara desingan frekuensi tinggi yang mematikan, menanti detik di mana seluruh keberadaan mereka akan dihapus dan ditulis ulang ke dalam kegelapan simulasi yang baru.
10694 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

"Dan satu hal lagi, bilang sama Renata kalau cerai dari lo adalah pilihan terbaik. Renata akan ketemu dengan laki-laki yang nggak tolol kayak mantan suaminya." Lalu, Martin memutus sambungan secara sepihak. Selesai sudah. Segalanya kacau. Segalanya hancur. Tak ada lagi yang tersisa. "Maaf," lirih Danis. "Maafin aku, Ju." . . to be continued
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
LAWON ABANG (Kafan Merah)

LAWON ABANG (Kafan Merah)

Dia amati sekeliling kamar yang dipenuhi kabut merah. "Ini bukan asap, Mas! Ini kabut merah! Ah, coba sampean cek Ragil di kamarnya, Mas!" pinta Astri pada suaminya. Mamat berjalan dengan gontai menuju kamar belakang. Di kamar itu Ragil, bocah 9 tahun itu lelap sendirian. Mamat terhenyak melihat Ragil sudah tergeletak di bawah. Wajahnya pucat, napasnya pelan.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
MARI KITA BERPISAH

MARI KITA BERPISAH

Yang ada aku malah memberikan Arav bahan untuk menertawaiku. “Kok sedikit sekali, Shabira? Tambahin dong. Lihat badanmu kurus begitu. Kalau Merty masih hidup dia pasti sangat prihatin melihat tubuhmu yang cungkring.” Bunda mengoceh sambil terus menambahkan nasi goreng buatannya ke atas piringku. Beberapa potong tomat dan mentimun dan sebuah telur mata sapi tidak ia lupakan. Padahal Bunda tahu aku benci telur mata sapi. Walaupun bertahun-tahun hidup bersama Ayash, membuatku sangat mahir membuat telur mata sapi dengan tingkat kematangan yang paling pas menurut seleranya. Nah kan, Ayash lagi. Kapan dia akan benar-benar hilang dari kepalaku?
9.619.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
Mertuaku Adalah Maut

Mertuaku Adalah Maut

Ia terjebak dalam pernikahan dengan wanita yang hanya menyisakan penyesalan. KRING! Suara ponselnya memecah lamunan Dimas. Dari layar terpampang nama Ratna. Jarinya gemetar menekan tombol hijau karena ia sudah bisa memperkirakan apa yang mungkin dikatakan oleh Ratna kepada dirinya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai rin mati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status