Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Sehingga ada sensasi aroma barbeque yang membuat selera makan meningkat. Aku mulai menyusun menu itu di kotak makan. Aku tersenyum melihat hasilnya. Ada roti bakar dengan telur panggang mata sapi dan sayurnya, aku hias untuk kepala. Ada brokoli dan wortel. Ada saus strawberi yang aku bentuk menjadi senyum, alis dan mata. Aku puas dengan hasil karyaku sendiri. “Hem, sepertinya menarik. Tidak adakah untuk mama dan papa?” ucap Zahwa sambil mengambil susu yang sudah dituang Keano.
9.7213.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Di Dalam Tubuh Bos Tampan

tawar Hana lagi. “Yang tidak digoreng, gorengan tidak baik untuk kesehatan.” 'Sabar, Han. SABAR! Kamu berhutang dengan orang ini.' “Roti bakar?” Hana memberikan opsi lainnya, tapi langsung ditolak Axel dengan gelengan kepala. “Kurang menarik.” Hana masih merapal kata sabar berulang-ulang dalam hatinya. “Ikan goreng? Cumi mentega? Capcai? Ikan dabu-dabu? Ayam rica-rica? Coto Makasar?” tanya Hana beruntun dengan kesal.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Gelora Hati Yang Terbakar

Gelora Hati Yang Terbakar

Sorot matanya menusuk, seperti ingin menembus lapisan pikiran pria itu. “Rencana itu sudahku susun bertahun-tahun, Trevor. Aku tidak akan mungkin menghancurkan rencana itu,” ucap Arnold dingin, lalu dia menisap rokoknya sekali lagi, mengembuskan asap udara, menyatu pada langit malam. “Sekarang tinggal saatnya semuanya dimulai. Kau cukup patuhi segala yang aku perintahkan. Satu hal yang kau tidak mungkin lupa, aku benci kegagalan.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Dan Roti Bakar Pak Jo adalah yang terbaik di kota ini, legendaris meski tempatnya cuma kedai tenda sederhana. Aku memarkirkan motor di depan kedai. Aromanya langsung membuat air liurku menetes. Harum mentega dan arang yang khas. Kedai itu cukup ramai. Pak Jo dan istrinya, Bu Inah, sepasang suami istri lanjut usia, terlihat sibuk melayani pembeli. "Pak Jo! Roti Bakar Coklat Keju dua porsi, dibungkus ya!" pesanku. "Sama Kopi Hitam satu, minum sini. Saya nunggu sambil ngopi."
9.8212.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai roti bakar tunggal
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Teguh Imam
sebenernya bagus sih crita awalnya karena kesetiaan kepada Amanda istri sahnya tp semakin lama critanya menyimpang dari seharusnya..ayah mertua yg seharusnya melindunginya malah menggagahi Amanda menantunya sendiri,sedangkan Rey suaminya malah selingkuh..aku harap Rey bisa berubah tetap pada Amanda
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Bukan Surga Terindah

Bukan Surga Terindah

Mbok Min muncul dari dapur, membawa nampan dengan piring berisi roti bakar yang masih hangat. Mata Aida mengerjap cepat, lantas menoleh pada ART-nya tersebut. "Iya, Mbok?" "Saya buatin roti bakar untuk Bu Aida." Wanita paruh baya itu meletakkan nampan di atas meja. "Saya lihat tadi Ibu nggak ikut sarapan. Jadi, saya buatkan roti buat ngemil." Aida menggeleng, wajahnya cemberut. "Makasih, Mbok. Tapi, aku lagi nggak nafsu makan."
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
The Wildest Delusion (Delusi  Paling Liar)

The Wildest Delusion (Delusi Paling Liar)

Sarapan dengan roti bakar yang setengah gosong bikinanku tidak sepenuhnya berantakan ketika ditemankan oleh cinta pertama. "Ndak mau ah, rotinya pahit" "Pengen dibikinin rendang jengkol" "Emang bisa, bikin roti saja malah gosong gini" T-shirt putihku melekat di tubuhnya yang tidak mengenakan pakaian dalam. Gelitikanku membuat tubuhnya berguncang terutama di bagian dua buah berbentuk bulat itu. Ia yang memaksakan diri untuk memakan roti bakar yang aku buat.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai roti bakar tunggal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status