Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Destiny

My Destiny

Cup Melissa terkesiap menerima kecupan Rendy saat itu. Walaupun hanya sebuah kecupan, nyatanya mampu membuat kedua bibir Melissa tertarik ke atas. Membentuk satu senyuman tipis yang tampak malu-malu. Seketika hatinya merasa damai. Kekesalan yang dirasakan tadi menguap begitu saja. Tergantung dengan perasaan gugup. “Mas Rendy mesum.” Gumam Melissa lirih.
9.918.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 435 Beses bilang meluluh
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Hingga awan mendung pelahan menyelimuti tanah pemakaman itu. Angin dingin dan udara yang lembab menyergap tubuh Alisya yang hanya berbalut kemeja dan celana panjang hitam. Memberitahukan bahwa hujan sebentar lagi akan turun. Namun itu tak membuat Alisya beranjak.
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang meluluh
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Selanjutnya Gino Luwak, si Tukang panjat, ngangkrik pohon dan mulai menyenggeti buah mlinjo. Sementara itu Darmo Dipo asyik dengan dua bola mata nakalnya. Ia mengemudikan kornea matanya ke mana pun Sarni Trilili berada. Padahal dari atas pohon, sepasang mata Gino Luwak juga lebih konsen ke biji mlinjo di dada si janda. Ah, mata itu betul-betul terlatih untuk melihat hal-hal yang begituan. Aha! Sarni Trilili pun tersipu-sipu ketika tersadar bahwa dirinya tak pakai kutang, lantas ia berlari masuk rumah. Sekeluarnya dia ke rumah Mbah Joyo Tempe. Minta ditemani agar lebih aman.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang meluluh
Read
+Library
Kecanduan Ciumanmu

Kecanduan Ciumanmu

ucap Leeray ketika hampir mendekati klimaks. Tak lama kemudian mereka berdua sama-sama mencapai puncak indahnya bercinta. Rasanya seperti kembang api yang meledak-ledak di langit. "Astaga, Lee. Hahaha ... kurasa seharusnya tadi kau melepas kemejamu. Lihatlah itu basah terkena cairan milikku ...," ujar Deasy tertawa berderai melihat bagian depan kemeja suaminya terkena cairan cintanya yang tadi membanjir.
1023.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 720 Beses bilang meluluh
Ipakita ang mga Review (25)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Kakak Kakak Pembaca novel Suami Kontrak, sekuel season 2 buku ini sudah rilis hingga tamat lho dan itu exclusive di GN. Kebetulan novel itu menang lomba Cerita Cinta di Kantor juga, mungkin kalian penasaran untuk membacanya juga. Thank you ... love you all
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
BENDA PENGLARIS

BENDA PENGLARIS

Bu Murti mengelus kepala Vira. "Tenang saja, Bu dia hanya mengalami gejala Typus . Hanya butuh istirahat dan rutin minum obat. " Terima kasih, Dokter". Dokter itu kemudian keluar dari ruangan Vira. Bu Murti mendekati Vira. "Astuti memang keterlaluan". Di kesal sendiri dalam hati. "Apakah kamu tahu dimana orang tuamu? "
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang meluluh
Read
+Library
Jerat Kematian CEO Maut

Jerat Kematian CEO Maut

Janji yang terucap tak mungkin terhapus saja Walau rintangan berjuta, walau cobaan memaksa Diriku terjerat di peluk asmara Terlambat untuk berdusta, terlambatlah sudah Menyentuh sanubari tak semudah kusangka Yakin akan cintamu, yakin 'kan segalanya Perlahan dan pasti daku 'Kan melangkah menuju damai jiwa Melvin terpukau. “Astaga!” “Indah sekali, Miss Rissa!” Dia lalu bertepuk tangan. “Bravo, bravo!!!” Dia tampak senang sekali. Penampilan Rissa sebagus yang dibayangkannya! Rissa terlihat malu-malu dan tersenyum. “Anda terlalu memuji, Pak,” katanya. Mereka lalu saling tersenyum dan Melvin mulai merasakan sesuatu di jantungnya yang telah lama mati. Seolah jantung itu hidup dan berdetak kembali
109.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 190 Beses bilang meluluh
Read
+Library
Ahli terhebat di Kota Dumai

Ahli terhebat di Kota Dumai

Setelah ada energi dalam yang masuk ke dalam tubuhnya, itu seperti tetesan air yang mengalir melalui ladang kering. Lusi tidak bisa menahan erangan yang sangat menggoda .... Seluruh wajahnya langsung memerah. Dia sangat malu sehingga dia berharap bisa menemukan lubang untuk bersembunyi. Bagaimana dirinya bisa mengeluarkan suara seperti itu? Namun, dia benar-benar tidak bisa menahannya. Suaranya makin keras dan Melia yang ada di sampingnya sudah menutup matanya dan berpura-pura tertidur.
9.664.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang meluluh
Read
+Library
Gairah Tersembunyi Suami Dinginku

Gairah Tersembunyi Suami Dinginku

Setelah Melissa terpaksa mengulum benda itu seperti makan lolipop yang sangat besar . Benda itu berkedut di dalam mulut Melissa, menyemprotkan cairan yang terasa sedikit asin dengan bau menyengat seperti pemutih pakaian, saking banyaknya sampai cairan itu meleleh keluar dari mulutnya dan menetes ke sprai. Melissa begitu terkejut. Jantungnya berdebar kencang dengan apa yang dialaminya sekarang. Refleks, dia pun langsung muntah-muntah begitu benda itu keluar dari mulut, meski tak mengeluarkan apa-apa.
9.7244.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.5K Beses bilang meluluh
Read
+Library
Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Kayulla kesulitan bicara, dadanya semakin sesak dan ngilu, dia mulai sulit bernapas "Aku bukan ibu yang, baik. Aku, tidak bisa, tidak bisa menjadi ibumu. Itu hanya ilusi, ilusi." Dari luar, kata-katanya terdengar seperti jawaban rasional untuk Joo In. Tapi sebenarnya, itu adalah bisikan pada dirinya sendiri. Kayulla memejamkan mata saat hidungnya mulai kesemutan, dia meminum minumannya pelan, dan melihat apa pun yang bisa dia lihat. 'Itu pohon… itu daun… ini rumput… aku di sini, aku aman.' batinnya menenangkan diri dengan mantra lembut.
429 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang meluluh
Read
+Library
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Tatapannya yang menunduk tampak begitu fokus. Jika tak tahu bagian mana yang sedang ia oleskan, pemandangan ini bahkan bisa terlihat menenangkan dan indah. Nan Shiyu menoleh sedikit, meliriknya sekilas, lalu cepat-cepat memalingkan wajah. Ia menenggelamkan wajahnya di balik selimut, bulu matanya bergetar, giginya menggigit bibir bawah. Ia berusaha menahan sensasi yang muncul, tak ingin mengeluarkan suara sedikit pun.
10804 viewsOngoingIdinagdag sa Library 28 Beses bilang meluluh
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status