Terjebak Cinta Terlarang
Dan bibir tipis itu memerah, tapi bukan pewarna bibir yang membuatnya merah melainkan darah.
Melihat keadaan Maharatu, Endra ingin mendekatinya, memeluknya, melindunginya, dan mengusap darah yang masih mengalir di bibirnya. Pipi mulus wanita itu juga penuh dengan jejak air mata. Kehidupan seperti apa yang kamu jalani, Maharatu. Surga ataukah neraka. Endra bisa gila bila terus memikirkannya.
“Kamu boleh kembali ke unitmu. Awasi semua gerak-gerik fans di sekitar Maharatu!” perintah Bagaskara.
Hot Chapters