JODOH DEPAN RUMAH
"Rencananya, uangnya mau aku belikan rumah. Yang sederhana saja, yang penting bisa kita tempati. Jadi, kita tidak perlu tinggal di ruko lagi. Sisanya, mau aku investasikan ke perusahaan, biar lebih berkembang. Tapi, misal kamu mau pesta pernikahan, kita bisa menggunakan uang itu."
Kirana tampak berpikir.
Aku rasa rencana Kakak sudah benar. Buat apa pesta mewah, buang-buang uang saja."
"Yakin?"
"Yakin, Kak."
"Deal?" ujar Ronald memastikan.
"Iya, sayang!"
"Terimakasih, ya, atas pengertiannya. Kamu memang yang terbaik," ujar Ronald, lalu memeluk istrinya.
Hot Chapters