Mayat di Atas Ranjang
Tangannya terangkat, hendak mengetuk, tetapi ternyata pintu rumahnya pun tidak dikunci, jangankan dikunci, ditutup dengan benar pun tidak, seperti ada seseorang yang baru saja masuk dengan sangat terburu-buru hingga asal saja mendorong pintunya.
Karmila mengucapkan salam, melangkah masuk. Dia sudah hapal letak sakelar lampu rumah itu, dalam gelap, ditekannya saklar itu, kemudian byar! Ruangannya seketika terang benderang, membuat Karmila mengernyitkan kening.
“Listriknya enggak mati, kok, ke mana semua orang?”
Hot Chapters