PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR
“Benarkah itu, Kakang Pendekar? Lantas bagaimana saya bisa membebaskan Nilamsari sementara aku tak memiliki ilmu kesaktian apa-apa, Kakang Pendekar? Sementara Ki Wisesa tentu memiliki pengawal atau tukang pukul yang banyak dan sakti-sakti.”
Pendekar Cambuk Halilintar tersenyum. Dan sambil menepuk punggung pemuda di depannya, ia berkata, “Jangan khawatirkan itu. Kamu akan bisa mengatasi mereka. Kamu juga sangat sakti, Yodha. Buktinya beberapa hari yang lalu kau mampu membuat keenam penjahat hampir mampus, kan? Setelah kaumenerima penggemblengan tambahan dan pengisian dariku, kamu akan menjadi seorang pendekar yang sulit untuk dikalahkan.”