Pesona Janda Muda
Setelah jasad Sena di mandikan, kemudian bersiap untuk di makamkan, ada sepasang mata tersenyum sinis kala melihat jasad itu sudah tak bisa memberontak.
Sampai di tempat penempatan terakhir, Rasti masih saja terus menangis dengan sesekali memanggil-manggil nama suaminya itu. Dan ibu-ibu yang lain hanya bisa menenangkan.
Di Desa Mekarwangi ini Rasti hanya hidup seorang diri, orang tuanya meninggal kala usianya lima belas tahun, ditabrak lari oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab, sampai akhirnya ada Sena yang selalu menemaninya, membantu segala keperluan sekolahnya, sedangkan Sena sendiri tak berniat melanjutkan pendidikannya, baginya bekerja di ladang tak memerlukan ijazah, Rasti sendi