Membahas 'Ketika Kau Tak Sanggup Melangkah' selalu bikin aku merinding. Buku ini ditulis oleh Dina Fitria, seorang penulis yang karyanya sering menyentuh relung hati paling dalam. Awalnya aku nemu bukunya secara tidak sengaja di toko buku kecil dekat rumah, dan sejak halaman pertama, gaya bahasanya langsung nyangkut di pikiran.
Dina punya cara unik untuk mengemas kegalauan jadi sesuatu yang indah dan relatable. Buku ini khususnya berhasil menggambarkan perasaan stagnansi dengan metafora yang nggak terlalu berat, tapi tetap dalem. Aku suka bagaimana dia nggak cuma ngasih cerita, tapi juga semacam 'pegangan' buat pembaca yang lagi di fase serupa.