Imperfect Love
“Papa, kan, punya mobil?”
“Nggak enaklah pake mobil papa,” sahut Byakta sambil mengunyah dengan cepat, agar mereka lekas pulang dan berbaring di rumah. “Apalagi papa dulu sering disuruh ayah ke mana-mana. Mobil, kan, cuma satu, Hun, nggak seperti kamu. Orang di rumah papi cuma ada tiga, tapi mobil di garasi ada 10. Padahal, yang dipake tiap hari, ya, itu-itu aja.”
“Itu, kan, sebagian mobil antik, jadi nggak dipakelah sama papi. Cuma dipajang doang.”