Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesendirian

Kesendirian

Di kosan rasanya suntuk sekali, rebahan meluluh, baca novel, memasak, sering termenung, dan tidak menentu. Tetangga sebelah ternyata belum di vaksin, anaknya sudah sakit lama ada seminggu. Jadinya, tetangga sebelah isolasi mandiri di rumah. Semakin hari, semakin menjadi saja banyak yang menjadi korban. “Tuhan ... Hanya padaMu ku berserah,” biarlah Engkau yang melindungi dunia ini." Dunia ini terlalu kejam, sebagian masyarakat mulai panik dan menyerah.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

Atau mungkin takut merasa terlalu dekat, lalu kehilangan lagi. Di belakangnya, suara langkah pelan terdengar. “Kamu bisa gendong dia,” suara Bela datar, tanpa nada melunak. “Dia gak akan pecah.” Bara menoleh. Bela berdiri bersedekap, wajahnya lelah. Bukan marah, bukan sedih lelah. Dan itu jauh lebih menakutkan. “Kalau kamu mau,” lanjut Bela. “Aku capek jadi satu-satunya orang yang berani dekat.”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Si Burik Jadi Cantik Saat Reuni

Si Burik Jadi Cantik Saat Reuni

Dancing slowly in a empty room Can the lonely take the place of you? I sing myself a quiet lullaby Lets you go and let the lonely in To take my heart again The Lonely milik Christina Perri terus mengalun mendayu di telinga Andri. Ia ikut menyanyikan lagu yang seolah sedang mengatakan tentang dirinya sendiri. Perasaan kosong seringkali menghiasi hatinya. Padahal di luar sana, banyak lelaki yang memuja dan menyatakan cinta padanya, seperti Alex misalnya. Namun, mereka semua tidak benar-benar mencintai menurut Andri. Gadis itu hanya ingin memberikan hatinya untuk lelaki yang dengan tulus bisa menerimanya. Bukan menyia-nyiakannya.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
BUKAN MENANTU KAMPUNGAN

BUKAN MENANTU KAMPUNGAN

Aku tutup gorden dengan rapat. “Duh, kenapa aku jadi takut ya? Apa mas Farhan sedang mengawasi aku?” Aku segera masuk kamar menguncinya dari dalam. Ternyata jika sendirian di rumah membuat aku menjadi takut juga. Di kamar, aku menyalakan musik agar rasa takutku hilang. “Besok apa aku cari pembantu ya supaya ada yang bisa menemani aku?” pikirku. Kayanya memang ada teman lebih baik daripada sendirian.
9.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Mesum

Dinikahi Berondong Mesum

"Hiks... hiks..." Lily memeluk lututnya. Dia takut. Selama ini ketegarannya hanya topeng belaka. Hanya untuk membuat Billa tak khawatir padanya. Tapi kali ini dia sendirian. Kesepian yang membuat ketakutannya hadir berkali lipat. "Aaarh... huhu... aku benci... hiks... aku benci!" pekiknya tertahan. Memukul-mukul kasurnya. Kembali menyembunyikan wajah diantara lututnya.
9.278.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Mencintai Sang Gamophobia

Mencintai Sang Gamophobia

Namun setelah berjalan beberapa lama, ia menyadari kalau dia tak kunjung sampai di areal perkemahan. Wanita itu duduk di bawah sebatang mohon. Hembusan udara dingin membuatnya menggigil. Dia ingin berteriak, tapi tenggorokannya serak. Giginya bahkan bergemelutuk saking dinginnya. "Siapapun..." Salma memeluk dirinya sendiri dengan erat, "Tolong..." pintanya pelan di telan gaung angin gunung. ***
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Suatu malam, saat makan malam, Raydan akhirnya bicara: “Kamu tahu apa yang paling menakutkan, Na? Bukan kamu pergi. Tapi aku takut... aku terbiasa tanpa kamu.” Nara tertegun. Air matanya tumpah tiba-tiba. “Aku pun takut, Dan. Takut bahwa aku belajar berdiri sendiri di sana, lalu lupa bagaimana rasanya butuh kamu di sisiku.” Raydan memegang tangannya. “Dan itu yang membuat kita takut bicara soal ini. Karena semua skenario terasa salah.”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

sapanya lembut. “Pagi, Div. Duduklah! Tumben aja kamu ke sini pagi-pagi. Ada perlu apa?” “Gak apa-apa, cuman merasa sepi aja di rumah sendirian.” Aku mengangguk, lalu melempar senyum. “Huh, sejak kemarin sampai tadi malam aku ketakutan banget, Lin.” “Kenapa?” “Aku ini janda, loh. Sendirian di rumah.”
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 747 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Takdir Perjanjian Pernikahan

Takdir Perjanjian Pernikahan

I will not make The same mistake that you did I will not let myself Cause my heart so much misery I will not break The way you did, you fell so hard I've learned the hard way Because of you I never stray too far from the sidewalk Because of you I learned to play on the safe side so i don't get hurt Because of you I find it hard to trust not only me, but everyone around me Because of you I am afraid I lose my way And it's not too long before you point it out I cannot cry Because i know that's weakness in your eyes I'm forced to fake A smile, a laugh everyday of my life My heart can't possibly break When it wasn't even whole to start with
8.832.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan

Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan

Meski ia sudah mempersiapkan mental, tetap saja rasa takut itu menggerogoti jiwanya. “Nenek, kalau nanti kau pergi… di dunia ini, aku benar-benar akan sendirian…” Di luar jendela, Leo mendengar kata-kata itu, dan di benaknya terngiang kalimat George tadi, “Dia itu… masa lalunya cukup menyedihkan.”
9.2233.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai scared to be lonely
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status