Gairah Cinta Kakakku
Kepergian Silvi meninggalkan lubang besar dalam hidupku, sebuah kekosongan yang tak terisi.
Driinggg!!
Bunyi ponsel di atas nakas membuyarkan lamunanku. Aku tersentak, segera meraihnya. Nama Opa Angga terpampang di layar.
"Halo, Opa, assalamualaikum," sapaku, suara sedikit gemetar karena masih dibayangi kesedihan.
"Walaikum salam. Jun, ayo ke rumah Opa sekarang. Jemput Opa, terus antar Opa pergi." Suara Opa terdengar ceria, kontras dengan perasaan hampaku.