Pangeran Dari Neraka
"Kau tak akan pernah tau bagaimana rasanya jadi manusia, karena dari kecil darahmu sudah bercampur dengan darah kami, kau tak punya cinta dan belas kasih, di hatimu hanya ada amarah dan balas dendam."
"Lebih baik kalian diam, aku sedang tak ingin diganggu!" hardik Arthur, seketika para iblis itu menghilang dari hadapan Arthur.
Arthur tinggal seorang diri di sebuah kastil di pinggiran kota, karena orang yang telah mengurusnya dari kecil sudah meninggal, Arthur sudah terbiasa dengan kesendiriannya.
Dia hidup dalam kegelapan, jiwanya sudah bersatu dengan iblis, dia seperti mayat hidup, tak punya detak jantung, dan tak punya perasaan, di hatinya hanya ada dendam yang membara.