EMERALD
“Aduh ada yang lagi sok jagoan nih. “
“Orang lemah kok sok sok an ngebully sih. “
“Dah tahu kali ya kalau si Ana gak bakalan ngelawan, jadi terus aja ngebully anak polos ini, DASAR CUPU!. “ ujar Alin ketika melihat tangan Syifa terus menerus menarik rambut Ana. Ana yang terlihat begitu kesakitan hanya bisa pasrah dan tidak bisa melawan.
Ana sudah seperti boneka bagi Syifa, ia akan terus menerus menyiksa Ana. Tanpa tahu apa alasan Syifa melakukan hal seperti itu.
Syifa langsung membalikkan badan dan melepaskan tangannya dari rambut Ana.
“Maksud lo apa HAH?! “ Syifa berjalan dengan perlahan menghampiri Alin yang berada tidak jauh darinya. Syifa menatap Alin dengan tatapan yang sinis, ia menger
Bab Populer