Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Masa Depan Pembawa Keberuntungan

Istri Masa Depan Pembawa Keberuntungan

Dengan begitu mereka semua berjalan mengikuti Kasim Mu untuk memasuki Aula Pertemuan Hua. Xia Jianli bersama para pegawainya berjalan sambil menunduk memasuki Aula Pertemuan Hua. Mereka melewati para selir yang menatap mereka dengan tatapan penasaran. Para selir sudah mendapatkan kabar kalau ada seseorang yang ingin menjual kain bernama kain sutera. Dikatakan bahwa kain sutera sangat diminati oleh kaum bangsawan di Kabupaten Jinxi. Hal ini jelas membuat mereka sangat penasaran.
9.9123.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai selendang kain
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Mq243550Tini
Saya puas dngn cerita ini yang sat set sat tak bertele tele tak terlalu panjang dn mencakup alur cerita yang bagus. gadis penjual bunga tolong jangan terlalu di buat muter muter alur cerita nya , justru bikin pembaca bosan
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Ternyata isinya sehelai selendang yang sangat halus dan mengkilap berwarna jingga. Bibirnya tersenyum lebar, memperlihatkan gigi gingsul yang manis saat melihat selendang indah itu. Selendang itu dia timang, disampirkan ke pundaknya, lalu dililitkan di dadanya. Nampaknya gadis itu sangat menyukai selendang itu. "Indah sekali," pujinya dalam hati. Dengan girang disampirkan selendang sutra jingga itu di pundaknya.
8.520.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 780 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
ASI Untuk Bosku

ASI Untuk Bosku

Untuk Bela, ia memberikan kalung kerang yang cantik. “Wah, ini lucu banget! Cocok buat dipakai ke pantai lagi,” ujar Bela, memeluk Elina. Kemudian Elina menghampiri Dina, memberikan sebuah selendang khas Lombok yang halus dan ringan. “Ini buat Mama. Waktu lihat ini di toko, aku langsung kepikiran Mama,” ucap Elina tulus. Dina tersenyum haru dan mengelus kain tersebut. “Terima kasih, Nak. Mama senang sekali.”
10107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

"Kau bisa menikah dengan Tuan muda Calvin kali ini adalah berkat bantuannya, tidak apa-apa mengikutinya sesekali." Wendy Wang menghiburnya, selesai berbicara, dia berjalan ke pakaian pengantin tradisional berwarna merah, yang tergantung di samping. Dia mengusap gaun itu dengan hati-hati, dan berkata, "Aku dengar pakaian pengantin sengaja dipesan oleh Nenek Jenny. Zamrud, mutiara, dan permata yang digunakan di atasnya sangat berharga! Dan sulaman ini menggunakan benang sutra yang terbaik.”
9.34.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182.3K kali sebagai selendang kain
Tampilkan Ulasan (1893)
Baca
+Pustaka
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Baca Semua Ulasan
Wanita Yang Dicintai Suamiku

Wanita Yang Dicintai Suamiku

Aku kembali memujinya. "Desain itu sangat cocok dan pas. Bahan kainnya aku pakai yang terbaik. Tulle yang di import langsung dari Perancis. Aku tak mungkin membuatkan gaun yang buruk untuk calon istri teman baikku," ucap Siera, sambil melempar senyum padaku. "Aku percaya pada, Siera." Aku membalas pujiannya.
9.9346.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.5K kali sebagai selendang kain
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Puput Putri Cemplon
semoga ceritanya tidak selalu bernasib buruk, membuka lembaran baru semoga menjadi bahagia tidak perlu dibikin melo lagi atau terpaksa dipanjang²kan ceritanya dengan derita yang sama melulu...kalo ternyata nantinya punya nasib yg sama lagi fix berhenti baca saya....
Jesi Sanctuary
Wah bagus banget kak Bukunya, semangatt yaa Kak Rira!...️‍...... Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai!... Thank you so much, Kak! Sukses selaluu...🫶🏻
Baca Semua Ulasan
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Dia melenggang sendiri berpura-pura mencari kain yang bagus untuk dijadikan kostum tarian. “Selamat datang, penari muda. Apa ada yang bisa kami bantu?” tanya salah satu pelayan. “Hihihi, aku sedang mencari kain sutra berurat emas paman. Apa toko ini memilikinya?” tanya Lintang. “Sutra berurat emas?” sang pelayan mengerutkan kening. “Benar paman, kain sutra halus yang disulam benang emas. Katanya kain tersebut sangat langka dan hanya ada di katumenggungan Surajaya,” tutur Lintang berbohong.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 780 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Mantan Istri CEO

Mantan Istri CEO

Ia menggelengkan kepala lalu berbalik, bersiap pergi. “Wait!” cegah Eric sambil mencekal lengan wanita itu. “Ada apa? Kenapa … apa itu kain yang salah? Sutera Murbei juga bisa jadi bahan untuk Batik. Kainnya lembut dan cocok di udara panas seperti Singapore. Apa yang salah?” Riana mendesah. Ia menepis tangan Eric dan menatap lelaki itu. “Yang salah, harganya terlalu mahal dan pengerjaannya juga akan sangat sulit. Waktu yang—”
9.8229.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai selendang kain
Tampilkan Ulasan (55)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

“Kalau tidak, dana untuk memasukkan si kembar ke akademi bisa terpakai.” “Saya pernah melihat kain itu,” ujar Alize, menyisihkan dulu berbagai gagasan dalam benaknya. Ia akan memikirkannya nanti. “Kainnya memang sangat bagus. Semacam sutra, tapi berbeda dengan jenis-jenis sutra yang biasa.” “Katanya itu dari jenis kepompong yang berbeda,” ujar Lady Brownwyn. “Yah, pokoknya saya berterima kasih pada Lord Courcy yang mau bersusah payah membantu kami mencarikan kain itu.”
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

Lalu berpura-pura mengambilnya dari laci meja kerjanya, Thalassa memberi Abel Seth dan Silas Black kain lalu Thalassa berkata, "Serat ini adalah bahan utama untuk membuat kain sutra lembut seperti ini!" Abel Seth dan Silas Black menerima kain dari Yang Mulia Ratu Thalassa. Melihat dan menyentuhnya, wajah Abel Seth dan Silas Black segera berubah menjadi serius! Terlihat jelas saat ini, Abel Seth dan Silas Black yang sebelumnya tidak mengerti. Keduanya saling menatap, ekspresi di wajah Silas Black dan Abel Seth saat ini terlihat sama: 'Kain Sutra! Bukankah ini ialah kain khas milik Kerajaan Halraum!!?'
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Selendang Tua Nenek menghampiri Raras ketika ia selesai mencuci tangan. “Ada yang ingin kuberikan padamu, Nak.” Dari balik lipatan kain, nenek mengeluarkan sebuah selendang tua berwarna pucat—kusam dimakan usia, namun masih terasa lembut. “Kau pernah singgah di sini dulu… saat masih kecil. Kau menangis sepanjang malam,” kata nenek lirih. “Kau terus memanggil satu nama.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai selendang kain
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status