Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kontrak Rahasia Guru Tari

Kontrak Rahasia Guru Tari

“Bu, sepertinya… bagian sini sangat sensitif. Biar kuperiksa.” Di dalam studio tari pribadi yang sepi dan tertutup rapat oleh tirai, tubuhku ditekan kuat-kuat ke dinding cermin yang dingin. Lututnya yang kuat terbungkus celana olahraga, dengan paksa menyelinap di antara kedua kakiku. Melalui kain tipis gaun tari yang kupakai, dia terus menggesek bagian terdalam di antara pahaku yang telah basah. Sementara itu, tangan besarnya menyusup dari kerah bajuku tanpa hambatan, meremas bagian dadaku yang montok hingga meninggalkan jejak-jejak kemerahan yang memalukan. Rasa ngilu yang hebat dan sensasi yang mendebarkan membuat pertahananku runtuh sepenuhnya. Belum sempat aku menangis memohon ampun, ja
522 viewsCompletedAdded to Library 12 Times as selendang kain
Read
+Library
Hasrat Sang Pewaris

Hasrat Sang Pewaris

Chana Lee
'Gembel kampus' diajak tidur oleh dosennya yang cantik, idolanya>>> Empat tahun lalu, Saka dilempar ke sebuah kota tanpa fasilitas, tanpa uang sepeserpun. Ia menjalani hidup dalam berbagai kekurangan sehingga melekat pada dirinya gelar 'gembel kampus'. Hinaan, cacian, dan makian terus ia dapatkan. Ia diinjak-injak bagai kain keset. Namun tak ada yang menyangka, jika Saka sebenarnya adalah pewaris utama keluarga Sadewa -orang terkaya nomor satu di negeri ini sekaligus masuk ke dalam jajaran 20 orang terkaya di dunia. Dengan kekayaan dan berbagai keahlian yang ia miliki, sanggupkan Saka Sadewa membalas dendam kepada orang-orang yang telah menindasnya? Mampukah seorang Saka Sadewa meraih c
102.1K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as selendang kain
Read
+Library
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Meta Janush
Belinda Alexandra dijual oleh ayahnya pada seorang pria asing saat ia berusia tujuh belas tahun. Dia dikurung dalam kamar gelap, kaki serta tangannya dirantai dan matanya ditutup kain hitam. Hampir setiap malam dia disiksa. Setelah dilepaskan dari tempat terkutuk itu, Bella dijual kembali ke kelab malam sebagai pembayar hutang ayahnya. Empat tahun kemudian dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kesuciannya. Pria itu bernama Dante Sebastian, seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang anak. “Sejak kapan kau bekerja disini?” Dante melontarkan pertanyaan sambil tangannya menyentuh tubuh gadis itu. Tangannya mengusap kulit lembut dan mulus Bella. “Ehmm…..sejak tiga setengah
1.4K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as selendang kain
Read
+Library
Behind The Scene

Behind The Scene

Kaiwen09
Rambatannya begitu kacau. Kuku yang tak lagi terurus menembus kain, lantas membungkuk usai rasa sakit melanda. Dijambaknya rambut panjang nan kusut. "Aku menyuruhmu makan dengan tangan, bukan mulut!" Jemari tergantikan oleh kepala menempel di betis, menangis keras. "Kemaren tanganku membusuk, apa yang harus aku lakukan?" Arlan menendang dengan kasar. "Berapa kali aku katakan, tanganmu bahkan seluruh tubuhmu utuh! Kecuali otakmu yang makin hari tidak berfungsi!" Moza menatap suaminya, lantas tertawa. "Kau tahu dari mana jika otakku sudah rusak? Bisakah kau carikan aku otak baru?" Sindrom cotard namanya, seolah mengira satu atau lebih tubuhnya membusuk, bahkan parahnya kematian telah tiba
102.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as selendang kain
Read
+Library
Bertransmigrasi Menjadi Tokoh Utama Novel Tragedi

Bertransmigrasi Menjadi Tokoh Utama Novel Tragedi

Bagi Elana, gaun pengantin putih yang dikenakannya terasa seperti kain kafan. Daripada harus menikahi pria tua yang mempunyai banyak istri— pilihan sang paman, Elena lebih memilih mengakhiri hidup yang seperti neraka baginya. Akhir yang tragis? Harusnya begitu. ​Tapi takdir punya selera humor yang aneh. ​Elena terbangun di atas ranjang sutra, bukan di kamar mayat. Sialnya, ia bukan lagi Elena, melainkan Clarissa Sinclair —tokoh protagonis dari novel yang baru saja ia baca semalam sehari sebelum pernikahan. Menurut plot asli, Clarissa ditakdirkan mati tragis di tangan tunangannya sendiri. ​Berbekal pengetahuan cerita, Elena bertekad mengubah nasibnya. Pertemuannya dengan sang tokoh fig
10288 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as selendang kain
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Jingan, si elang yang hidup bersama dengan Calistung, suatu siang membawa seorang anak bayi dan meletakkannya di hadapan Calistung. Terperangahlah Calistung. Bagong melangkah dengan hati-hati. Bayi mungil bernama Senala terbungkus kain lusuh di punggungnya, tubuh kecilnya nyaris tak bergerak, hanya sesekali terdengar suara napas lembutnya. Bagong, dengan tubuh gemuknya yang berkeringat, berjalan menyusuri jalan setapak yang jarang dilalui manusia. Kabut tebal menyelimuti hutan, membuat setiap langkah terasa seperti memasuki dunia lain yang penuh misteri. Ketika matahari mencapai puncaknya, Desa Jenang sudah berubah menjadi puing-puing. Lima orang itu menaiki kuda mereka dengan puas, me
101.6K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as selendang kain
Read
+Library
Bintang Jatuh Di Pelukan

Bintang Jatuh Di Pelukan

Di balik gemerlap dunia entertainment dan mimpi jutaan wanita yang mendambakan kehidupan sempurna seperti seorang Starla Casidy, sang bintang sendiri justru sangat menderita. Suami sekaligus managernya, Joe Leopard selain manipulatif dan temperamental, tega mengumpankan Starla kepada gembong mafia keji demi mendapatkan keuntungan fantastis. "Hentikan! Jangan menyentuhku dengan kurang ajar, Tuan!" Starla menggeliat melawan di bawah tubuh berotot kekar itu dengan mata tertutup kain hitam. "Malam ini sang bintang jatuh di pelukanku, jangan harap kau bisa lolos, Starla! Menyerahlah dan mendesahlah untukku ... kau cepat sekali basah, hmm!" Jemari Brocklyn Hanson bermain di bagian lembut wan
103.2K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as selendang kain
Read
+Library
Terjebak Pesona Suami Pengganti

Terjebak Pesona Suami Pengganti

“Menjeritlah, Nyonya.” Bosku yang mengalami disfungsi seksual menawarkan 20 miliar agar aku menghamili istrinya yang cantik, dingin, dan merupakan seorang direktur utama, Viola. Di vila mewah lereng bukit, aku memaksa membuka kedua pahanya yang putih mulus dengan lututku, lalu menyelipkan sebuah alat pijat yang bergetar ke dalam gaun tidur sutra pink pastel yang dikenakannya. Melalui lapisan kain sutra terakhir yang telah basah oleh cairan tubuhnya, kepala alat yang terus bergetar itu menekan dan menggesek tepat pada bagian tubuhnya yang paling sensitif. Sensasi mati rasa yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Wanita yang biasanya dingin dan anggun itu terkulai berantakan di sofa. Sam
534 viewsCompletedAdded to Library 14 Times as selendang kain
Read
+Library
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibua
5.1K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as selendang kain
Read
+Library
Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Tengah malam, di sebuah toko perlengkapan dewasa yang remang-remang, aku memergoki putri pemilik toko sedang memuaskan dirinya sendiri. Matanya tertutup kain, kedua kakinya terbuka lebar dan tersampir di sandaran tangan kursi erotis itu, tampak sangat terbuai dalam kenikmatan. Hingga akhirnya, kursi itu mengalami kerusakan. Wajahnya memerah karena sulit melepaskan diri, dia pun meminta tolong. “Om, tolong aku….” Aku malah berjongkok, jari-jariku mengusap paha, betis, hingga pinggang bagian dalamnya. “Jangan bergerak, struktur kursi ini rumit, aku harus mempelajarinya pelan-pelan.” “Kumohon… cepatlah.” Aku memperhatikannya, mulai dari malu hingga menjadi gairah yang meluap, hingga akhirnya pe
1.9K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as selendang kain
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status