Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penakluk Dewa

Sang Penakluk Dewa

Dia melenggang sendiri berpura-pura mencari kain yang bagus untuk dijadikan kostum tarian. “Selamat datang, penari muda. Apa ada yang bisa kami bantu?” tanya salah satu pelayan. “Hihihi, aku sedang mencari kain sutra berurat emas paman. Apa toko ini memilikinya?” tanya Lintang. “Sutra berurat emas?” sang pelayan mengerutkan kening. “Benar paman, kain sutra halus yang disulam benang emas. Katanya kain tersebut sangat langka dan hanya ada di katumenggungan Surajaya,” tutur Lintang berbohong.
9.367.2K viewsOn holdAdded to Library 1.9K Times as selendang kain
Read
+Library
DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

Mereka juga menawarkan printilan ornamen dari kerang, batu permata hingga mutiara yang langsung diambil dari laut Bali untuk dijadikan cinderamata. “Untuk merasakan sensasi dan nyamannya tiap pakaian, Bapak bisa mencobanya terlebih dahulu.” Seorang asisten penjualan di tempat itu menawarkan agar Dathan secara langsung mencoba setiap pakaian adat yang bervariasi bentuknya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as selendang kain
Read
+Library
Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

"Jalan keluarnya adalah, menggunakan corak dengan warna yang mirip dengan emas, yaitu kuning kemerahan. Kain satin dengan warna kuning kemerahan akan mengkilap indah seperti emas saat disiram cahaya matahari pagi, Tuan Putri." "Anda bisa memilih jenis kain ini untuk seledang di pundak dan ikan pinggang, lalu bordiran naga emasnya akan diletakkan di selendang itu dengan benang merah. Bukankah akan tetap terlihat anggun dan mewah meski bahan yang digunakan sangat sederhana?" Lin Ruyue menatap Li Yu dengan mata berbinar dan penuh kekaguman. "Li Yu?! Kenapa kau bisa memiliki ide yang begitu brilian?"
105.6K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as selendang kain
Read
+Library
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Papan itu bergambar sebuah jarum perak dan gulungan benang—simbol dari Toko Kain "Silken Veil" Di dalam toko tersebut, atmosfer berubah drastis. Berbeda dengan bagian luar yang tampak kumuh, bagian dalam toko ini sangat bersih, dingin, dan dipenuhi oleh aroma kayu cedar yang kering. Gulungan-gulungan kain sutra terbaik dari berbagai penjuru benua tersusun rapi di rak-rak kayu hitam, menciptakan gradasi warna yang memukau mulai dari merah darah hingga biru malam yang pekat. Namun, bagi mata yang memiliki kemampuan sensorik, ruangan ini adalah sarang laba-laba raksasa.
9.821.6K viewsCompletedAdded to Library 843 Times as selendang kain
Read
+Library
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Ia lalu mengelapnya menggunakan kain bersih yang berada di sampingnya, tertumpuk rapi di dalam kotak kayu. Berjalan ke lemari, Link mengambil sepasang baju dan celana yang berbahan dasar sutra. Berbeda dari kain linen dan rami, kain jenis ini merupakan kain yang mewah dan mahal sehingga hanya digunakan oleh kalangan orang kaya atau bangsawan.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as selendang kain
Read
+Library
Istri Rahasia untuk Kakak Ipar

Istri Rahasia untuk Kakak Ipar

Kelas Textile Development and Fabric Innovation. Kelas itu justru membuat Sandra semakin kagum. Mereka belajar mengenali karakter berbagai kain dunia. Mulai dari silk premium, organic cotton, recycled fabric, hingga teknik pewarnaan ramah lingkungan. Sandra bahkan belajar bagaimana mengembangkan motif kain agar memiliki identitas brand sendiri. Saat sesi praktik berlangsung, Nadine sendiri sempat menghampiri meja Sandra.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as selendang kain
Read
+Library
Ketika Janda Ketemu Duda

Ketika Janda Ketemu Duda

“Jadi … bridesmaid kamu cuma kita berdua nih?” Icha yang bertanya sambil memegang selembar kain dan mengamatinya. Sekarang mereka sedang berada di toko kain terbesar di Bandung untuk membeli kain yang nantinya akan dijahit menjadi gaun bridesmaid pada pesta pernikahan Aruna dan Adrian yang akan dilangsungkan beberapa minggu lagi. “Ada satu lagi, sekertarisnya mas Adrian … namanya Selly.” Aruna menjawab, matanya fokus memilih bahan.
10430.9K viewsCompletedAdded to Library 13.4K Times as selendang kain
Read
+Library
Putri Terakhir Kerajaan Verdant

Putri Terakhir Kerajaan Verdant

Countess segera berbisik kepadanya. “Astaga, maaf Anne. Aku tidak bermaksud menyinggungmu atau apapun.” “Tidak apa-apa Viscountess. Kain itu pasti sangat indah. Beli beberapa meter Nona Kiara.” “Seratus gold untuk sepuluh meter nona. Kain satin ini juga sedang sangat laris di kalangan bangsawan, terutama yang warna merah muda.” “Tidak, ini saja. Ini uangny- AH!”
106.7K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as selendang kain
Read
+Library
JERAT PESUGIHAN

JERAT PESUGIHAN

tanyaku Faisal tersenyum, ku lihat wajahnya terlihat begitu tampan. Ya seperti seorang pangeran atau seorang putra mahkota dari kerajaan-kerajaan dongeng. "Selendang itu bukan hanya untuk para wanita tetapi juga bisa digunakan oleh laki-laki untuk melindungi dirinya dan juga membantu masyarakat sekitarnya. Aku ingin kamu memelihara selendang ini dan mempergunakannya untuk menolong orang-orang di sekitarmu. " jawabnya lirih
1.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as selendang kain
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Takk Sebuah selendang berwarna merah yang tidak asing bagiku tiba-tiba melayang, selendang tersebut terlihat seperti menahan petir-petir agar tidak menyambar tubuhku yang masih terkapar di tanah. Hanya selendang yang terbuat dari kain, namun rupanya selendang itu sangat kuat. Karena tidak bisa dihancurkan bahkan oleh petir yang Kala keluarkan sekalipun. Kala yang masih berdiri dengan kedua tangan yang memegang kakinya hanya bisa terdiam melihat Nenek Anteh melakukan hal itu, dia tidak menyangka. Sosok yang selama ini tidak terlihat ketika pertarungan terjadi kini muncul dan membantuku dengan kemampuannya.
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 19.8K Times as selendang kain
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status