Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

Sementara di kiri, area apotek hidup yang menembus langsung ke kebun belakang. Keduanya mengisi sayap kanan sekarang. Eldric menggulung lengan baju tidurnya hingga siku. Memegangi tangkai pisau yang bilahnya bergerak cepat memotong beberapa apel. Kloter terakhir itu dipastikan segera bergabung bersama kawanan buah lainnya. Untuk terpotong menjadi dadu-dadu kecil dan mengisi penuh kotak salad.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
SUKRAMANGALA

SUKRAMANGALA

Andrew tak mengalihkan tatapan kedua bola netranya pada Sandra yang sedang menatap potongan buah-buahan di dalam mangkuk dengan mulutnya yang sedang sibuk mengunyah. Sandra melenggut menikmati sembari mengangkat tatapannya. “Buah naga, mangga dan melon. Semua buah ini adalah buah kesukaanku juga. Aku juga memotong dan menggabungkannya di dalam satu mangkuk yang sama.”
105.5K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Mereka sedang menuju sebuah pertemuan yang bisa jadi penentu masa depan usaha yang sedang mereka bangun. Jalanan dipenuhi bayangan pepohonan dan kios buah potong. Pisang, pepaya, dan semangka yang sudah dipotong kecil dipajang di etalase plastik, berkilau di bawah sinar matahari. Botol-botol minuman dingin berembun, mengundang siapa saja yang kepanasan untuk singgah. Di luar, matahari terasa kejam, memantul di kap mobil, menari-nari seperti lidah api.
10139.7K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as seni menata buah potong
Show Reviews (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Read All Reviews
Istri Lumpuh Milik Pewaris Dingin

Istri Lumpuh Milik Pewaris Dingin

Henry mengangguk, dan mulai memilah buah yang masih layak dimakan, atau tidak. "Tolong untuk memisahkan antara buah yang sudah tidak bisa dimakan, dengan yang masih baik. Yang rusak, masukkan pada dua kantong ini," tunjuk wanita itu, "dan yang lainnya, bisa dimasukkan ke kantong belanja yang berbeda." Henry diam dan mengangguk. Dai tidak ingin melewati batas malu dengan bertindak lebih semangat dan berujung memalukan dirinya lagi.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

Sementara di kiri, area apotek hidup yang menembus langsung ke kebun belakang. Keduanya mengisi sayap kanan sekarang. Angkara menggulung lengan baju tidurnya hingga siku. Memegangi tangkai pisau yang bilahnya bergerak cepat memotong beberapa apel. Kloter terakhir itu dipastikan segera bergabung bersama kawanan buah lainnya. Untuk terpotong menjadi dadu-dadu kecil dan mengisi penuh kotak salad.
9.74.8K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

ucap pelayan itu, dia membungkukkan badannya hormat. Satu pelayan mundur dan pelayan yang sedari tadi memiliki raut wajah dingin melangkah maju dan meletakan beberapa piring yang berisi buah-buahan yang sudah di kupas dan di potong-potong lalu di tatanya rapi. Mata Mawar langsung berbinar sebab piring itu di penuhi oleh potongan buah apel dan semangka membuat air ludahnya mengalir semakin banyak.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
OTW Menjanda

OTW Menjanda

Bukankah lebih baik memberikan kenangan manis daripada ingatan buruk yang membuat hati masam? Matahari telah condong ke barat dan memberikan rona kemerahan pada langit. Renata hilir mudik dari dapur yang dirancang terbuka di teras belakang dan ruang makan yang memiliki pemandangan taman. Dulu, saat masih mesra dengan sang suami, duduk berdua di meja makan sambil minum kopi dan mengunyah camilan adalah kegiatan mereka saat senja dan hari libur. Bagastya senang dengan tanaman. Di teras belakang itu, berbagai koleksi tanaman sukulen[1] miliknya berjejer dan sangat terawat, bahkan hingga sekarang. Sebuah pohon mangga harum manis tumbuh subur di sudut taman, mendampingi pohon pepaya dan jeruk nip
1013.8K viewsOngoingAdded to Library 413 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
ISTRI SAH PEWARIS HARTA

ISTRI SAH PEWARIS HARTA

Dika merasa aneh dan heran dengan sikap Arsy yang tidak lagi seceria seperti awal dia bertemu dengannya. *** "Arsy, tolong potong buah yang ada di dapur itu ya? Biar mama yang membuka pintunya," pinta Sita kepada putrinya. Arsy segera ke dapur untuk memotong buah dengan hati-hati. Ia mengambil pisau dari laci dan mulai memotong apel merah yang tergeletak di atas meja. Dengan gerakan lincah, Arsy memisahkan kulit apel dan memotongnya menjadi beberapa bagian kecil.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
Suami Perkasa

Suami Perkasa

Edgar berhenti di depan meja, memandangi potongan melon berbentuk hati dan stroberi yang disusun berlapis. “Marni… kamu sendiri yang ngelakuin ini semua?” tanyanya, nada suaranya antara kagum dan curiga. Marni, yang sedang duduk santai di sofa sambil ngemil keripik singkong, menoleh santai. “Iya dong, Tuan. Saya kan pembantu serba bisa. Dari kecil udah biasa nyapu, ngepel, sampai potong buah.”
108.8K viewsOngoingAdded to Library 341 Times as seni menata buah potong
Read
+Library
Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

jawabnya. Haris menghela nafas berat, seolah bapak itu adalah harapan terakhirnya di mala mini. Bayangkan ini sudah cukup malam dan dia belum menemukan buah yang dia cari. “Pak, apakah ada buah mangga muda?” tanya Haris kemudian. “Ada, tapi hanya tinggal satu potong.” Mata Haris berbinar. “Pak, saya borong semua yang masih tersisa. Tapi, untuk mangga mudanya tolong dimasukkan ke dalam wadah terpisah dan pakai garam yang pedas itu.”
9.91.7M viewsOngoingAdded to Library 66.1K Times as seni menata buah potong
Show Reviews (61)
Read
+Library
Laracroft
Ceritanya bagus, karakter haris manly banget, ga pecundang seperti novel yg aku baca. Selena jg orgnya kuat, walaupun keras kepala. Percintaan 18+ author deskripsi jelas bgt. Menurut aku ini novel percintaan bos sekretaris paling bagus yg udah pernah aku baca! Keep it up author..
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status